Dua tersangka merupakan santri senior korban, berinisial MFA (18 tahun) asal Sumbar (Sumatera Barat) dan seorang lainnya masih di bawah umur.
Dua tersangka ditahan di Mapolres Ponorogo.
“Dua penganiaya yang menewaskan santri AM. Pelakunya adalah senior korban,” kata Kapolsek Ponorogo AKBP Catur Cahyono, mengutip Beritajatim.com di Suara.com, Senin (12/09/2022).
Kronologis, lanjut AKBP Catur, kedua tersangka melakukan penganiayaan terhadap AM saat berada di ruang utama Koordinator Urusan Perlengkapan (ankuperkap).
Tepatnya di Gedung 17 Agustus Lantai 3, Kompleks Pondok Modern Darussalam Gontor (PDMG) di Desa Gontor, Kecamatan Mlarak.
Polres Ponorogo telah menyita beberapa barang bukti kriminal. Detailnya berupa kaos oblong warna biru loreng, dua pasang celana training hitam, kaos cokelat, training, dua buah patahan tongkat warna putih.
Selanjutnya, sebotol minyak kayu putih, gelas air mineral kosong dan flash disk berisi salinan rekaman CCTV di kompleks Pesantren Gontor.
“Kami juga memiliki beberapa bukti. Salah satunya adalah rekaman CCTV di RS Pondok Gontor saat korban dibawa ke RS,” ujarnya.
Untuk mengungkap kasus penganiayaan santri Pondok Gontor itu, Polres Ponorogo mewawancarai sedikitnya 20 orang saksi.
Baca Juga: PSSI Akui JIS Tidak Cocok di Jakarta Tapi Sangat Layak di Madrid, Ini Alasannya
Saksi-saksi tersebut antara lain empat ustaz ponpes, empat santri, tiga dokter, empat perawat dan seorang bidan jaga, dua staf yang bertugas pemulasaraan jenazah, dua keluarga korban dan seorang ahli forensik.
Para pelaku dijerat dengan Pasal 80 (3) juncto dengan Pasal 76c Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan Atas UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang pelindungan anak atau pasar 170 ayat (2) ke 3a KUHP.
Berita Terkait
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 5 HP Murah RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan di Akhir Maret 2026
- Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya
Pilihan
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
Terkini
-
Masuk Kerja Lagi Setelah Lebaran? Ini 7 Cara Melawan 'Magical' Biar Nggak Malas Gerak
-
Bank Sumsel Babel Ingatkan Bahaya Modus Penipuan Pasca Lebaran, Ini yang Harus Diwaspadai
-
Prancis vs Brasil: Panggung Pembuktian Kylian Mbappe Sebelum Piala Dunia 2026
-
Polemik Status Tahanan Rumah Gus Yaqut, Tersangka Korupsi Dapat Perlakuan Istimewa dari KPK?
-
Hindari Macet Tol Cipali Malam Ini, Pemudik Disarankan Keluar di Cirebon dan Lewat Pantura
-
Keluhan Pemudik Asal Bogor, Terjebak Macet Horor di Tol Cipali Malam Ini
-
'Mau Abang Culik?', Bocoran Chat Oknum Kader HMI yang Dikaitkan dengan Dugaan Pelecehan
-
Seskab Ungkap Detik-detik Prabowo Ingin Lihat Warga di Bantaran Rel: Dadakan Ingin Menyamar
-
Abdul Wahid Disidang, Publik Singgung Dinamika Politik Senggol SF Hariyanto
-
Tanpa Lencana Presiden, Prabowo Santai Sapa Warga di Bantaran Rel Senen, Janjikan Hunian Layak