Dikutip dari pernyataan resmi Google Doodle pada hari Senin, popularitas desain peralatan makan tradisional yang menampilkan ayam jantan ekor hitam dengan peony dan daun pisang adalah salah satu alasan Google merayakan hari ini.
Alat dapur tahan lama ini sangat populer di Asia sehingga pemerintah Thailand mendaftarkan mangkuk ayam sebagai produk Indikasi Geografis Lampang pada tahun 2013.
"Itu berarti hukum perdagangan internasional menegaskan kualitas dan reputasi mangkuk ayam yang dibuat di wilayah tersebut." kata Google Doodle.
Mangkuk ayam ini diimpor dari Cina ke Thailand. Dalam karya seni aslinya, ayam jago melambangkan kerja keras, sedangkan daun pisang dan peony merah melambangkan mimpi keberuntungan.
Pada tahun 1957, para pengusaha membuka banyak pabrik untuk produksi peralatan memasak ayam jago di provinsi Lampang, Thailand. Daerah yang banyak mengandung mineral lempung ini lebih cocok untuk produksi gerabah.
Ketika Lampang mulai memproduksi secara massal peralatan makan berpola ayam jantan, mangkok menjadi salah satu produk terlaris di kawasan itu, membawa stabilitas keuangan dan kebebasan bagi masyarakat Lampang.
Meskipun Lampang terus memproduksi mangkuk ayam hari ini, sangat sedikit produsen yang mampu mendesain mangkuk ayam jago dengan desain dan bahan tradisional, membuat mangkuk ayam asli yang dilukis dengan tangan menjadi barang langka di kolektor. [DI ANTARA]
Mangkuk berbentuk ayam jantan ekor hitam dengan peony dan daun pisang, adalah peralatan makan tradisional yang legendaris. Hidangan ini bahkan sudah menyebar ke banyak negara, termasuk Indonesia.
Di Indonesia, mangkuk ini disebut "mangkuk bubur" karena biasanya digunakan oleh penjual bubur ayam dan kacang hijau. Penyebaran mangkuk berbicara tentang kualitas dan simbolisme mangkuk yang terbuat dari keramik tersebut.
Baca Juga: Klub Arab Saudi Tawar Ronaldo dengan Gaji Rp 34,7 Miliar Per Minggu, Diterima?
Pada tahun 1957, banyak pengusaha membuka pabrik untuk produksi peralatan memasak ayam jago di provinsi Lampang, Thailand. Pembukaan pabrik Lampang ini dikarenakan daerah ini kaya akan mineral lempung yang merupakan bahan baku pembuatan keramik.
Saat diproduksi massal, peralatan makan berbentuk ayam jago ini laris manis di pasaran. Tentunya hal ini berdampak positif bagi perekonomian masyarakat Lampang.
Sayangnya, sejauh ini hanya beberapa pabrik di Lampang yang mampu mendesain mangkuk ayam dengan desain dan bahan tradisional. Akibatnya, mangkuk asli yang dilukis dengan tangan telah menjadi barang koleksi langka.
Google juga meminta orang untuk memeriksa apakah mereka memiliki Koleksi Mangkuk Ayam Legendaris. "Mereka bisa membawa keberuntungan bagi keluargamu!" tulis Google.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
Terkini
-
Bertahan di Tengah Keterbatasan: Strategi Sunyi Anak Pejuang Pendidikan
-
May Day di Monas, Andi Gani Pastikan Tanpa Dana Oligarki
-
Prabowo Tunjuk Jumhur Jadi Menteri, Analis: Sinyal Perang ke Oligarki Hitam Lingkungan
-
Tragedi Bekasi: Saat Nyawa Penumpang Kereta Dipertaruhkan di Atas Rel
-
Pengakuan Anggota Ormas di Balik Horor Perlintasan Rel Bekasi Timur, Benarkah Demi Cuan?
-
Industri Tekstil RI Terjepit: Krisis Global dan Serbuan Barang Kawasan Berikat
-
Kekerasan Balita di Penitipan Anak Jogja, IDAI: CCTV Daycare Harus Dipantau Orangtua!
-
Prabowo Tunjuk Pengusaha Tambang-Sawit: Cari Makan di Sini, Simpan Uang di Luar Negeri!
-
Potret Haru Pejuang Kemanusiaan, Petugas Evakuasi Korban Kecelakaan KRL Terkapar di Lantai
-
Cekik Industri Tembakau Sama Saja 'Bunuh' 6 Juta Pekerja, Wamenaker: Negara Belum Siap!