/
Selasa, 13 September 2022 | 11:43 WIB
Mangkuk Ayam Jago Tampil di Google Doodle, Seperti Ini Asal Usul dan Sejarahnya (Tirto.ID)

Dikutip dari pernyataan resmi Google Doodle pada hari Senin, popularitas desain peralatan makan tradisional yang menampilkan ayam jantan ekor hitam dengan peony dan daun pisang adalah salah satu alasan Google merayakan hari ini.

Alat dapur tahan lama ini sangat populer di Asia sehingga pemerintah Thailand mendaftarkan mangkuk ayam sebagai produk Indikasi Geografis Lampang pada  tahun 2013.

"Itu berarti hukum perdagangan internasional menegaskan kualitas dan reputasi mangkuk ayam yang dibuat di wilayah tersebut." kata Google Doodle.

Mangkuk  ayam ini diimpor dari Cina ke Thailand. Dalam karya seni aslinya, ayam jago melambangkan kerja keras, sedangkan daun pisang dan peony merah melambangkan mimpi keberuntungan.

Pada tahun 1957, para pengusaha membuka banyak pabrik untuk produksi peralatan memasak ayam jago di provinsi Lampang, Thailand. Daerah yang banyak mengandung mineral lempung ini lebih cocok untuk produksi gerabah.

Ketika Lampang mulai memproduksi secara massal peralatan makan berpola ayam jantan, mangkok menjadi salah satu produk terlaris di kawasan itu, membawa stabilitas keuangan dan kebebasan bagi masyarakat Lampang.

Meskipun Lampang terus memproduksi mangkuk ayam hari ini, sangat sedikit produsen yang mampu mendesain mangkuk ayam jago dengan desain dan bahan tradisional, membuat mangkuk ayam asli yang dilukis dengan tangan menjadi barang langka di kolektor. [DI ANTARA]

Mangkuk berbentuk ayam jantan ekor hitam dengan  peony dan daun pisang, adalah peralatan makan tradisional yang legendaris. Hidangan ini bahkan sudah menyebar ke banyak negara, termasuk Indonesia.

Di Indonesia, mangkuk ini disebut "mangkuk bubur" karena biasanya digunakan oleh penjual bubur ayam dan kacang hijau. Penyebaran mangkuk berbicara tentang kualitas dan simbolisme mangkuk yang terbuat dari keramik tersebut.

Baca Juga: Klub Arab Saudi Tawar Ronaldo dengan Gaji Rp 34,7 Miliar Per Minggu, Diterima?

Pada tahun 1957, banyak pengusaha membuka pabrik untuk produksi peralatan memasak ayam jago di provinsi Lampang, Thailand. Pembukaan pabrik  Lampang ini dikarenakan daerah ini kaya akan mineral lempung yang merupakan bahan baku pembuatan keramik.

Saat diproduksi massal, peralatan makan berbentuk ayam jago ini laris manis di pasaran. Tentunya hal ini berdampak positif bagi perekonomian masyarakat Lampang.

Sayangnya, sejauh ini hanya beberapa pabrik di Lampang yang mampu mendesain mangkuk ayam  dengan desain dan bahan tradisional. Akibatnya, mangkuk asli yang dilukis dengan tangan telah menjadi barang koleksi langka.

Google juga meminta orang untuk memeriksa apakah mereka memiliki Koleksi Mangkuk Ayam Legendaris. "Mereka bisa membawa keberuntungan bagi keluargamu!" tulis Google.

Load More