Neil Critchley telah resmi ditunjuk sebagai pelatih baru Queena Park Rangera (QPR). Mantan asisten manajer Liverpool itu telah menandatangani kontrak bersama QPR yang berdurasi tiga setengah tahun.
Mantan pelatih Blackpool tersebut menggantikan posisi Michael Baela di kuris panas kepelatihan.
Critchley sebelumnya menggantikan Beale sebagai asisten manajer di Aston Villa pada musim panas lalu, setelah Beale pindah ke Loftus Road, tetapi tidak bekerja setelah pemecatan Steven Gerrard pada bulan Oktober.
Sebelum bergabung dengan Villa, Critchley menikmati masa sukses sebagai pelatih Blackpool, memimpin mereka untuk promosi dari League One sebelum finis di posisi ke-16 di Championship pada musim berikutnya.
"Saya sangat bersemangat dan tidak sabar untuk memulai," kata Critchley kepada situs resmi klub, yang ditunjuk menyusul kekalahan kandang 3-0 QPR dari Burnley pada hari Minggu yang membuat mereka berada di urutan kesembilan.
"Ini adalah kehormatan besar bagi saya dan saya ingin berterima kasih kepada pemilik, Les Ferdinand dan Lee Hoos karena mempercayakan saya untuk memimpin klub," ujarnya.
Neil Critchley berterima kasih kepada Paul Hall dan stafnya atas kerja keras yang telah mereka lakukan selama periode sementara.
"Sekarang saya menantikan untuk bekerja dengan para pemain dan staf. Saya sudah mengenal beberapa pemain dari bekerja dengan mereka sebelumnya dan saya mengetahui beberapa dari mereka, setelah mengikuti karir mereka dari jauh," ucapnya.
“Ada beberapa fondasi bagus yang diletakkan di sini dan sekarang adalah tugas saya untuk bekerja sekeras mungkin untuk membangunnya. Kami ingin memajukan klub dan memastikan kami bersaing di papan atas klasemen Championship," tutup Neil Critchley.
Baca Juga: Gagal Angkat Trofi Piala Dunia 2022, Timnas Inggris Bawa Kucing Liar dari Qatar
QPR sendiri baru mengalami kekalahan keempat berturut-turut. Mereka kalah 3-0 dari Burnley tepat setelah Beale tidak menjabat lagi sebagai kepala pelatih mereka.
Burnley yang berada di puncak klasemen unggul 13 poin dari QPR, yang tetap kokoh dalam perburuan play-off meskipun performa mereka buruk, duduk hanya tiga poin di belakang Preston yang berada di urutan keenam.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Setelah Hancurkan Patung Yesus Kini Tentara Israel Lecehkan Patung Bunda Maria
-
Inovasi Digital BRI Group Tembus Rekor Baru, Tabungan dan Deposito Emas Tembus 22 Ton
-
Transformasi Ekonomi Rakyat, BRI Bawa Jutaan Pelaku Usaha Ultra Mikro Naik Kelas
-
Siapkan Dana Haji Lebih Terstruktur, BNI Andalkan Fitur Life Goals di wondr
-
IHSG Terbang Tinggi 1,15% Hari Ini, 370 Saham Menghijau
-
Viral Wuling Binguo Hangus Terbakar saat Sedang Parkir
-
Wanti-wanti LPG Mau Digantikan CNG: Bahaya, Tekanannya 25 Kali Lipat!
-
Alasan Perang Iran Bikin Harga BBM Tetap Mahal Meski Pasokan Minyak Dunia Melimpah
-
Ubah Sampah Makanan Jadi Aksi Iklim: Jejak Food Cycle Indonesia Tekan Emisi dari Limbah Pangan
-
Viral Pemotor di Cikarang Tabrak Penyapu, Pura-pura Menolong Lalu Kabur Sambil Buang Sandal Korban!