Wakil Walikota Tangerang Selatan, Pilar Saga, menuliskan Surat Terbuka di instagram pribadinya @pilarsaga_official yang ditujukan kepada para provider pemilik tiang dan kabel listrik area Tangsel yang tiang atau kabelnya terpasang tidak sesuai dengan ketentuan.
Berikut isi Surat Terbuka tersebut,
[MAKLUMAT PEMBENAHAN TIANG DAN KABEL DI SELURUH TANGERANG SELATAN]
Kepada yth para Provider pemilik tiang dan kabel listrik maupun internet di seluruh Tangsel, mohon untuk segera melakukan penyelesaian proses ijin ataupun pembenahan tiang atau kabel yang semrawut di jalanan.
Pemkot Tangsel melalui Dinas Bina Marga akan terus mengirimkan Surat Peringatan bagi provider yang masih belum menyelesaikan kewajibannya, atau abai dalam pembenahan aset tiang maupun kabelnya.
Karena kami akan terus melakukan pemotongan, pemutusan, dan pencabutan tiang dan kabel tersebut apabila dalam waktu yang belum ditentukan masih belum melakukan perbaikan oleh pemilik aset.
Hal ini dilakukan demi kenyamanan dan keselamatan warga juga pengguna jalan. Juga menjaga estetika kota kita tercinta. Jangan sampai para provider abai, dengan kewajiban yang seharusnya diselesaikan.
Terima kasih atas perhatian dan kerjasamanya.
Keselamatan warga dan pengguna jalan adalah nomor 1.
Dalam unggahannya juga terlihat potongan berita koran yang menuliskan bahwa ratusan tiang milik provider nakal dieksekusi. Dinas Sumber Daya Air Bina Marga dan Bina Konstruksi (DSDABMBK) Kota Tangsel memang sudah memberikan tindakan tegas terhadap sejumlah provider nakal yang telah membiarkan tiang-tiangnya berdiri menghalangi pekerjaan pembangunan drainase.
Tindakan tegas tersebut, berupa eksekusi pemotongan tiang dan kabel utilitas secara paksa. "Pembangunan drainase terhenti, karena tiang provider masih berdiri, sehingga tadi dilakukan pemotongan kabel tanpa terkecuali," jelas Kasi Perencanaan Jalan dan Jembatan DSDABMBK Tangsel, Ramdan Arafat.
Ramdan mengatakan, eksekusi dilakukan tidak secara tiba-tiba. Sebelumnya sudah dilakukan pemberitahuan melalui surat dari jauh hari ke seluruh provider terkait, namun tidak ada tanggapan. Sedangkan, pembangunan drainase yang tengah dilakukannya ini menjadi terhambat.
"Hambatannya ya masalah utilitas. Karena kan memang februari sudah dikasih surat undangan, pemberitahuan, dan sosialisasi kegiatan ini. Sudah diinformasikan ke semua provider di bulan Februari, dan sudah pertemuan pada Mei dan Agustus, itu sudah kita undang semua. Tetapi sampai detik ini tidak ada tindak lanjut," jelas Ramdan kepada awak media.
Bahkan, petugas DSDABMBK Tangsel juga telah menandai seluruh tiang yang berdiri tidak sesuai aturan sebagai peringatan secara langsung. "Kita kasih peringatan, kita sudah tandai dengan tanda silang merah. Agar tiang yang ditandai merah segera geser, kalau tidak kita yang akan motong. Sekarang berarti sudah tidak ada toleransi. Dengan seperti ini, mereka akan datang. Seperti tadi, mereka datang," tambahnya.
Berita Terkait
-
Layanan Darurat Tangsel Siaga. 24 Jam dan Bebas Pulsa!
-
Tangsel Marathon Sukses Digelar! Wakil Walikota Tangsel dan Walikota Bogor Ikut Jadi Peserta
-
Keras! Mahasiswa Unpam Tangsel Demo Tolak BBM Naik: Presiden Pengkhianat Rakyat
-
Potret Kabel Semrawut di Jakarta, Foto Kelima Bisa Membahayakan Pejalan Kaki di JPO
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi
-
Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?
-
Ketika Gaji Hanya Singgah, Anak Muda Makin Belajar Menjaga Nilai Uang
-
Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Sinopsis My Dearest Assassin, Film Thailand Penuh Aksi dan Romansa yang Tayang di Netflix
-
Suasana Hangat Warnai Kunjungan Rajiv ke SLB Lembang, Bantuan PIP hingga Kursi Roda Disalurkan
-
Modus Pijat dan Doktrin Patuh Guru, Cara Keji Kiai Ashari Berkali-kali Cabuli Santriwati
-
Sinopsis Gohan, Film Persahabatan Anjing dan Manusia yang Siap Bikin Nangis
-
RI Bakal Gandeng UNDP Sulap 9 Kota Besar Jadi "Surga" Kendaraan Listrik