TANTRUM - Penyakit katarak pada mata sudah rahasia umum yaitu dipicu oleh usia lanjut. Katarak disebutkan oleh dokter mata tidak bisa dicegah, namun dapat diperlambat kemunculannya.
Untuk memperlambat kemunculan katarak di mata, maka harus diwaspadai beberapa gejala penyakit tersebut berupa penglihatan kabur seperti melihat asap, mata menjadi sangat sensitif terhadap cahaya yang menyilaukan, sulit melihat saat cahaya remang - remang atau sangat terang.
"Gejala yang paling berat penyakit katarak adalah penglihatan berangsur - angsur menurun dan pada saat hanya dapat membedakan terang dan gelap saja," ujar Ketua Komite Medis Rumah Sakit Mata Cicendo, Iwan Sovani ditulis Bandung, Minggu, 22 Mei 2022.
Iwan mengatakan gejala akan lebih tinggi jika sejumlah faktor yang mendukung terjadinya penyakit katarak.
Contohnya kata Iwan, paparan sinar matahari yang cukup lama terhadap mata. Beberapa kondisi kesehatan seperti diabetes atau peradangan pada bagian tengah mata (uveitis) jangka panjang.
Iwan menambahkan jika seseorang mengkonsumsi obat kortikosteroid berdosis tinggi dalam jangka waktu lama, rentan terjangkit katarak.
"Misal pernah menjalani operasi mata, terdapat riwayat penyakit serupa di keluarga, pola makan yang tidak sehat dan kurang vitamin, serta mengkonsumsi minuman keras dalam jumlah banyak secara rutin dapat menjadi faktor yang mempertinggi risiko penyakit katarak. Sama halnya juga dengan merokok," kata Iwan.
Diperkirakan Iwann, asap rokok akan menyebabkan gangguan permukaan mata (kornea) juga metabolisme tubuh lainnya.
Secara umum yang tentunya berdampak juga pada kerusakan organ - organ mata, termasuk lensa yang bisa memicu peningkatan timbulnya katarak seperti halnya faktor penyebab diare.
"Asap rokok yang dihisap oleh perokok atif mau pun pasif dapat menyebabkan katarak karena faktor radikal bebas (Oksidant)," ungkap Iwan.
Iwan menyebutkan agar mengurangi risiko terjangkit penyakit katarak disarankan agar mengkonsumsi makanan yang mengandung oksidant.
Iwan menyebutkan makanan dengan kandungan oksidant ini harus dikonsumsi secara rutin yang terkandung dalam bua apel, pir, anggur, jeruk, pisang, mangga, nanas, pepaya serta stroberi.
"Dalam sayuran pun ada oksidant nya seperti brokoli, asparagus, tomat, kubis merah, ubi merah. Kalau di kacang - kacangan terdapat di pecan, kenari dan almond," tukas Iwan.
Selain itu beberapa pemicu katarak lanjut Iwan, juga terjadi akibat trauma tumpul (benturan) sehingga menempelnya pigmen iris pada permukaan anterior lensa.
Pernah terdapat riwayat diare berat, komplikasi penyakit mata lainnya dan terpapar radiasi. Paparan radiasi ini berasal dari sinar x, sinar inframerah serta microwave.
Berita Terkait
-
Cherly Juno Kesal Disembur Asap Rokok, Pelakunya Diduga Artis Senior yang Jadi Host
-
Uang Belanja Ibu Rumah Tangga Tersedot Asap Rokok, Kok Bisa Lebih Murah dari Beras?
-
Mata Tua Bersinar Kembali: Kemensos Bagi-Bagi Harapan Lewat Operasi Katarak Gratis di 5 Kabupaten
-
Diam-Diam Menggerogoti Penglihatan: Saat Penyakit Mata Datang Tanpa Gejala di Era Layar Digital
-
Tragedi Asap Rokok di Ciganjur: Tak Terima Diingatkan, 'Koboi Jalanan' Tusuk Warga dan Juru Parkir
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Kriminolog Soroti Penangkapan 8 Teroris Poso: Sel Radikal Masih Aktif Beregenerasi
-
Bocoran Samsung Galaxy S27 Ultra: Kamera Dipangkas, Teknologi Makin Cerdas
-
Lapor Polisi Usai Akun IG Diretas dan Dipakai Menipu, Ahmad Dhani Bakal Ganti Rugi Korban?
-
Krisis Global? Tabungan Orang Kaya Semakin Gemuk
-
Dosa Lingkungan di Balik Label 'Ramah Bumi' yang Estetik
-
Endus Bau Amis Korupsi RDF Rorotan, Massa Geruduk Gedung DPRD DKI: Pansus Jangan Mati Suri!
-
Teruskan Perjuangan Kakak, Menkes Beri Beasiswa Pendidikan Dokter untuk Adik Mendiang Myta Aprilia
-
Bawa Identitas Neo! Taeyong NCT Perluas Genre Musik di Comeback Album WYLD
-
UHN dan CISDI Gandeng Harvard Medical School, Bangun Pusat Riset Kesehatan Primer di RI
-
BRI dan Inklusi Keuangan: BRILink Agen Hadir di 66.450 Desa Seluruh Penjuru Tanah Air