"Untuk kegiatan diluar rumah, kita bisa mengajak anak berjalan-jalan di lingkungan sekitar rumah dan biarkan ia bermain dengan anak-anak lainnya," jelas Nuri.
Nuri mengatakan di usia 6-11 tahun pada umumnya, semakin banyak hal yang ingin diketahui oleh kelompok anak-anak usia ini.
Mengajak mereka ke taman bacaan atau perpustakaan umum dapat meningkatkan kegemaran membaca dan membuka wawasan mereka.
Dapat pula, mereka diajak ke tempat-tempat umum yang menarik seperti pasar, kantor pos, museum, stadion olahraga, stasiun, dan lain-lain yang akan memperkaya pengalaman mereka.
Selain itu, kegiatan menciptakan sesuatu juga sesuai untuk mereka, misalnya membuat proyek seni atau sains bersama.
"Beda halnya bagi anak usia 12-18 tahun atau remaja. Biasanya punya kegiatan sendiri untuk mengisi weekend bersama teman-temannya," tukas Nuri.
Namun ada baiknya meluangkan waktu minimal dua kali per bulan untuk mengajak mereka berakhir pekan bersama keluarga.
Tanyakan pada remaja apa yang ingin mereka lakukan dan jangan ragu untuk bergabung, misalnya menonton film terbaru, berkaraoke bersama atau ikut melakukan hobi mereka, misalnya bermain musik.
Tentu saja seluruh kegiatan tersebut juga dapat dilakukan dirumah dalam suasana yang lebih akrab dan hangat.
Masih banyak lagi kegiatan akhir pekan yang bisa dilakukan. Tentunya dengan tetap mempertimbangkan usia dan minat mereka.
Berita Terkait
-
Berawal dari Titip Anak, Siswi SD di Jakbar Jadi Korban Pencabulan Tetangga Selama 4 Tahun
-
Jutaan Situs Diblokir tapi 200 Ribu Anak Tetap Terpapar Judol, di Mana Celah Keamanan Kita?
-
Harmonis Meski Bercerai, Inara Rusli Dipanggil Mami Saat Jenguk Anak Virgoun dan Istri Barunya
-
The Horse and His Boy, Novel Fantasi Klasik Sarat Makna Kehidupan
-
Akhirnya Klarifikasi, Sarwendah Khawatir Isu Pesugihan ke Gunung Kawi Berdampak ke Anak-Anak
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Bagaimana Cara Menonton Film Pesta Babi? Ini Syarat dan Prosedurnya
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
1 Ringgit Malaysia Berapa Rupiah? Intip Kurs Terbaru yang Bikin Liburan ke Malaysia Makin Mahal
-
Jakarta Mau Jual Obligasi Daerah, Warga Kini Bisa Ikut Bangun Ibu Kota
-
Maxdecal Dobrak Pasar Modifikasi Motor Lewat Teknologi Vinyl untuk Segmen Motor Besar
-
In This Economy, Apakah Nongkrong di Kafe Estetik Masih Worth It?
-
Kasad Maruli Tegaskan Pembubaran Nobar Film 'Pesta Babi' Permintaan Pemda, Bukan Instruksi TNI
-
Bekali Generasi Muda, FISIP UNDIP Gelar Pelatihan Jurnalistik di SMAN 1 Semarang
-
Prof Siti Zuhro: Elit Jadi Penghambat Kemajuan, Visi Prabowo Harus Dibuktikan
-
Kasus Rp22 Juta Berujung Penjara, Harta Wagub Babel Hellyana Capai Rp5,6 Miliar
-
Detik-detik 9 WNI Ditodong Senjata Tentara Israel, Benjamin Netanyahu Buka Suara
-
Revisi UU HAM Bakal Siapkan Dana Abadi, Wamen HAM Tegaskan Bukan Alat Kontrol Organisasi Sipil