TANTRUM - Nama Ujungberung sudah ada di peta kuno Bandung yang dibuat oleh penjajah Belanda. Oejoeng Broenx mereka menamai daerah di timur Bandung itu.
Salah satu tempat paling ujung Kota Bandung pada waktu itu, dijadikan oleh penjajah Belanda menjadi pusat pertahanan militer dan pembuangan penduduk asli yang dianggap memberontak.
Tak ayal terdapat bangunan Penjara Sukamiskin yang dirancang oleh Ploklamator RI Soekarno bersama gurunya di Institut Teknologi Bandung (ITB). Sayangnya, Soekarno pula pernah mendekam di penjara ini.
Tahun berganti, generasi berubah. Ujungberung tahun 1990-an terkenal dengan aliran musik underground. Dengan komunitas Ujungberung Rebel dan Parapatan Rebel.
Namun tahukah anda, dibalik semua sejarah ke-rebelannya itu, kuliner di Ujungberung sangat menggoda. Dicuplik dari bandung.go.id, banyak lokasi yang banyak menyajikan kuliner yang murah dan nikmat salah satunya ada di bilangan Ujungberung.
1. Seblak Janda
Salah satu tempat makan seblak yang unik dan enak yaitu di Seblak Janda dengan level pedas andalannya yaitu Pisah Ranjang dan Talak Tiga.
Lokasinya di Jalan A.H Nasution, Pasir Endah, Kecamatan Ujung Berung, Kota Bandung. Buka setiap hari pada pukul 15.00 WIB sampai 24.00 WIB.
Perpaduan rasa pedasnya cabe dan aroma kencur menjadi daya tarik pengunjung yang datang. Apalagi dengan 40 jenis paduan seblak.
Mulai dari kerupuk kering warna warni, batagor kering, sayuran, suki-sukian, tulang, cakar ayam, cilok, bakso hingga kikil bisa jadi pilihan pengunjung.
Soal level kepedasan di Seblak Janda, ada enam level. Ada level harmonis, pisah ranjang, talak 1, talak 2, sampai talak 3. Paling diminati, pisah ranjang yang pedas sedang dan talak tiga yang super pedas.
Bagi yang ingin mencicipi seblak janda ini jangan khawatir hanya dengan Rp. 8.000 sampai Rp. 15.000.
2. Tahu Gejrot depan Superindo
Meski asli Cirebon, tahu gejrot mudah ditemui di berbagai daerah Indonesia. Di Bandung, ada penjual tahu gejrot populer yang layak disambangi. Lokasinya di Superindo, Ujungberung.
Penjual tahu gejrot yang mangkal di tempat pejalan kaki ini menggunakan tanggungan. Dari sore hingga malam hari, penjual tahu gejrot ini tak pernah sepi pembeli.
Terlebih, lokasi berjualannya terbilang strategis. Tak jarang pengunjung swalayan atau pengendara yang melintas di jalan tersebut tergoda mampir beli tahu gejrot.
Kita bisa langsung mencicipi tahu gejrot ini dengan duduk di bangku kayu yang disediakan. Selain itu, bisa juga dibawa pulang.
3. Bakso Engkus Ujungberung
Bakso Engkus dikenal dengan daging baksonya yang empuk ditambah dengan berbagai toping pelengkap. Lokasinya berada di Pujasera depan Yon Zipur 9 Ujungberung.
Kuah bakso ini sangat sedap dan gurih, jadi bagi yang tidak suka pedas bisa sekali langsung disantap tanpa sambal.
Satu porsi Bakso Engkus berisikan beberapa daging bakso ukuran kecil, ceker, siomay, babat yang dilengkapi dengan mie atau bihun.
Bakso mantep sangat cocok disantap bersama keluarga dan teman-teman.
4. Bala-bala Gengster
Bagi yang suka kuliner malam, Bala-bala Gengster pilihan yang tepat.
Gorengan ini familiar disebut ‘balgeng’. Punya predikat gengster, bukan lantaran pedagangnya adalah seorang berandal, namun karena beroperasi pada malam hari. Mulai buka malam hari hari mulai pukul 21.00 WIB sampai subuh menjelang.
Yang unik dari Bala-bala Gengster adalah ukurannya yang jumbo dan harganya yang murah, membuat para pelanggannya ketagihan.
Bala-bala Gengster bisa ditemui di sekitar pasar Ujungberung tepatnya di Jalan Nagrog, sekitar 50 meter dari bibir gang yang bermuara di jalan raya.
5. Pecel Lele dan Ayam Pak Sumar
Pecel lele dan Ayam Pak Sumar terletak di sebrang pusat perbelanjaan Ubertos Jl. A.H. Nasution No. 135B Ujungberung Bandung. Buka dari pukul 18.00 WIB sampai larut malam.
Pecel lele dan Ayam Pak Sumar menyajikan sambal yang berlimpah. Kenikmatan rasa yang membuat Pak Sumar selalu dipenuhi pengunjung. Maka tidak heran jika antrean pengunjung hingga berjajar keluar tenda.
Menu andalannya yaitu pecel lele, pecel ayam sampai soto ayam. Harganya pun murah mulai dari Rp. 10.000 saja.
Jadi, tunggu apa lagi? Ayo segera cicipi 5 kuliner di Ujungberung ini ya!
Berita Terkait
-
Manajemen Persib Bandung Tegaskan Menolak Segala Bentuk Rasisme
-
Marc Klok: Fokus Pertandingan Selanjutnya!
-
Beckham Putra Jaga Pola Makan selama Ramadan, Hindari Gorengan
-
Stop Rasisme! Mikael Alfredo Tata Korban Serangan Rasial, Persebaya Pasang Badan
-
Usai Lawan Persebaya, Umuh Muchtar Minta Big Match BRI Super League Dipimpin Wasit Asing
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Kejagung Periksa Kasi Intel Bea Cukai Aceh Terkait Dugaan Korupsi Ekspor POME
-
Warga Sinjai Stop Beli Gas, Pakai Biogas Kotoran Sapi
-
Lawan Tim Filipina Rasa Afrika, Dewa United Andalkan Pengalaman Jan Olde Riekerink
-
Siapa Pemilik Mirae Asset? Diduga Untung Triliunan Usai Goreng Saham BEBS
-
Umrah di Tengah Ketegangan Iran-Israel, Kimberly Ryder Pasrah Apa pun yang Terjadi
-
Bacaan Doa Allahumma Innaka Afuwwun di Malam Lailatul Qadar dan Maknanya
-
Menguliti Persepsi tentang Cinta di Novel Gege Mengejar Cinta
-
Pemerintah Ekspor 2.280 Ton Beras ke Arab Saudi untuk Jemaah Haji Indonesia
-
Berantas Tegas Premanisme, Polda Jatim: Negara Tidak Boleh Kalah!
-
Standar Meja Makan Lebaran dan Tekanan Sosial Perempuan