TANTRUM - Mahasiswa Sekolah Kedokteran Hewan dan Biomedis (SKHB) IPB University akan diterjunkan memeriksa hewan qurban menjelang Hari Raya Idul Adha nanti. Namun sebelumnya, mereka dibekali ilmu pemeriksaan antemortem dan postmortem pada 1 Juni 2022 lalu.
Keterampilan tersebut diperlukan saat pemeriksaan hewan dan daging qurban, di mana Idul Adha jatuh pada hari pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) di lokasi qurban.
Praktik pemeriksaan antemortem dan postmortem diikuti oleh 192 mahasiswa, baik dari kelas reguler maupun kelas internasional. Kegiatan dilaksanakan di dua lokasi yakni Rumah Sakit Hewan Pendidikan dan Unit Rehabilitasi Reproduksi, SKHB IPB University.
“Penyegaran kembali bagaimana praktik pemeriksaan antemortem dan postmortem diperlukan agar mahasiswa menjadi lebih percaya diri saat melakukan pemeriksaan di wilayah KKNT masing-masing,” jelas Herwin Pisestyani selaku ketua panitia pembekalan.
Menurutnya, pembekalan berupa praktik, melengkapi pembekalan teori yang telah dilakukan. Dengan kedua jenis pembekalan ini, mahasiswa diharapkan dapat merencanakan, membuat dan melaksanakan program di wilayah KKNT masing-masing, sesuai dengan kekhasan dan kebutuhan masyarakat di daerah KKNT.
Herwin Pisestyani menambahkan, sebanyak 13 dosen dari ketiga departemen yang ada di lingkungan SKHB IPB University bertindak sebagai instruktur kegiatan praktik. Setiap mahasiswa mengikuti dua kegiatan praktik, yakni praktik pemeriksaan antemortem di fasilitas kandang atau lapangan dan praktik pemeriksaan postmortem di ruang laboratorium.
“Saya sangat terbantu dengan adanya pembekalan KKNT. Pembekalan ini telah mengajarkan cara menentukan umur hewan serta praktik terkait pemeriksaan hewan kurban sebelum turun ke lapang,” ungkap salah satu mahasiswa peserta.
Tag
Berita Terkait
-
Vokasi UI Cari Mapres 2026, Bootcamp Digelar untuk Asah Inovasi dan Kepemimpinan
-
Kantor Media Dibakar Buntut Berita Bias Kasus Pembunuhan Sadis Aktivis Anti Pemerintah
-
Bukan Pelit! Ini Cara Saya Jaga Saldo Rekening dari Gempuran FOMO Ramadan
-
Cara Mahasiswa Tetap Produktif Tanpa Kehilangan Esensi Ibadah saat Ramadan
-
Kolaborasi Lintas Negara, Mahasiswa Magister Kampus Bisnis Ini Ikuti Asia Business Case Program
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Skenario Perang Nuklir Israel-Iran, Pakar: Opsi Terakhir yang Risikonya Terlalu Besar
-
7 Hal yang Wajib Diketahui Soal Kebijakan Angkot Puncak Diliburkan Saat Lebaran
-
Kronologis Mobil Berisi Bom Tabrak Sinagoge Michigan: 140 Anak Nyaris Jadi Korban, 30 Orang Dirawat
-
Dukung Pemkab Bogor, Ketua DPRD Sastra Winara Ajak Masyarakat Rayakan Idul Fitri di Pakansari
-
Nekat Narik Angkot dan Becak di Jalur Mudik Jabar, Ini Sanksinya
-
AS Diteror Mantan Tentaranya Sendiri: Tembaki Kampus, 4 Orang Jadi Korban
-
Menegangkan! Evakuasi Bayi 3 Hari Lewat Jendela Saat Banjir 1 Meter Kepung Ciledug
-
Terbukti Pungli Miliaran ke Ribuan Guru, Pejabat Kemenag Bogor Hanya Turun Pangkat
-
Jika Prabowo-DPR Sepakat, Purbaya Siap Naikkan Defisit APBN 3 Persen
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus