TANTRUM - Seperti diketahui, Terra dan tokennya, Luna, mengalami kehancuran besar. Komunitas kemudian menyetujui rencana peluncuran kembali proyek baru. Namun masih banyak orang yang bingung dengan nama baru ini.
Menurut Krisztian Sandor yang menulis di Coindesk, dikutip Rabu (8/6/2022), ada perubahan mendasar pada dua blockchain Terra.
Ia menjelaskan, Terra, ekosistem aset digital senilai $40 miliar, runtuh pada Mei 2022. UST, yang pernah menjadi stablecoin algoritmik terbesar, dan token kembarannya LUNA, yang seharusnya menstabilkan harga UST, melonjak hampir nol dalam waktu seminggu.
Sebelumnya, baik UST dan LUNA masuk dalam daftar 10 besar cryptocurrency teratas. Pada tragedi pasar itu, blockchain Terra sampai perlu dihentikan dua kali. Investor yang tak terhitung jumlahnya kehilangan tabungan hidup mereka.
Kini, harga Terra Classic Price (LUNC) di menurut coinmarketcap.com hanya $0.00005771 atau Rp 0.84, mengalami penurunan 20.40%. LUNC pun terlempar ke urutan 222 dari aset kripto global.
Salah satu bagian dari komunitas memutuskan untuk tetap tinggal dan fokus pada bagaimana menghidupkan kembali proyek tersebut, dengan Do Kwon, pendiri perusahaan pengembang blockchain Terra Terraform Labs, mempelopori upaya tersebut.
Akibatnya, sekarang ada dua blockchain Terra yang beroperasi secara paralel: Jaringan Terra lama (asli) dengan token yang diubah namanya menjadi luna classic (LUNC) dan token UST. Blockchain yang baru diluncurkan dengan token asli yang disebut luna (LUNA).
Dua versi Token Luna
Setelah ledakan Terra, Do Kwon mengajukan proposal yang disebut Rencana Kebangkitan Ekosistem Terra 2 di forum pengembang Terra.
Dia mengusulkan rencana untuk membuat blockchain baru dan mendistribusikan token baru di antara anggota komunitas berdasarkan berapa banyak token UST dan LUNA yang mereka pegang.
Mayoritas validator – wali jaringan yang menyetujui transaksi dalam jaringan dan memiliki hak tata kelola – memberikan suara untuk menyetujui proposal tersebut.
Blockchain Terra (Terra 2) baru diluncurkan pada 28 Mei 2022. Secara paralel, blockchain lama – sering disebut sebagai “Terra Classic” – tetap aktif tetapi dengan sedikit atau tanpa aktivitas dan tanpa rencana pengembangan di dalamnya.
Setelah peluncuran, token asli baru dari jaringan baru mewarisi nama LUNA.
Blockchain lama terus beroperasi, dan tokennya diganti namanya menjadi luna classic (LUNC).
Luna Classic (LUNC) Adalah
Berita Terkait
-
8 Keunggulan Ijazah Blockchain yang Diterima Pratama Arhan, Lebih Ramah Lingkungan
-
Kembali Jadi Laki-Laki, Lucinta Luna Ngaku Pernah Habiskan Rp1,8 M Demi Mirip Jisoo BLACKPINK
-
Sudah Operasi Ganti Kelamin, Lucinta Luna Pastikan Tak Bisa Punya Anak Meski Kembali Jadi Cowok
-
Kembali ke Kodrat, Lucinta Luna Pesan Nama Muhammad Fatah untuk Batu Nisannya
-
Mantap Kembali Jadi Laki-Laki, Lucinta Luna Ungkap Nasib Kelamin yang Sudah Diubah
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- Banyak Banget, Intip Hampers Tedak Siten Anak Erika Carlina
Pilihan
-
Menkeu Purbaya Pastikan BBM Subsidi Tak Naik hingga Akhir 2026: DPR Beri Tepuk Tangan!
-
Simalakama Plastik: Antara Lonjakan Harga dan Napas UMKM yang Sesak
-
Hizbullah Klaim Hancurkan Kapal Militer Israel Sebelum Serang Lebanon
-
Jusuf Kalla Mau Laporkan Rismon Sianipar ke Polisi! Ini Masalahnya
-
Di Balik Lahan Hindoli, Seperti Apa Perkebunan yang Jadi Lokasi 11 Sumur Minyak Ilegal?
Terkini
-
Ordal Kemenkeu Sebut APBN Hanya Kuat 2 Minggu, Purbaya Tertawa
-
Soal Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Komisi I DPR RI Jadwalkan Pemanggilan Menhan
-
ASEAN IP Office Leaders Retreat AWGIPC, Perkuat Arah Implementasi Rencana Aksi KI ASEAN 2026-2030
-
Sinopsis Ginga no Ippyou, Drama Jepang Terbaru Haru Kuroki dan Kayo Noro
-
Draf Gencatan Senjata AS-Iran Beredar, Selat Hormuz Jadi Kunci Kesepakatan
-
Bank Mandiri Raih Kinerja Moncer, Ekonom Nilai Buah Hasil Ekspansi
-
Jadi Saksi di Sidang Noel, Direktur PT BSK Ngaku Bayar Rp100 Juta per Tahun untuk Sertifikat K3
-
Changan Perkenalkan Teknologi BlueCore HEV Solusi Berkendara Irit Tanpa Repot Isi Daya
-
Siasat Ganti Nama di Balik Gaji Rp3,6 Miliar: Bongkar 85 Pegawai Khusus Wali Kota Bandar Lampung
-
Tega! 800 Liter Solar Subsidi Diselewengkan di Sumbawa, Polisi Bertindak Tegas