Luna classic (LUNC) awalnya dibuat untuk menjadi token asli Terra blockchain pertama dengan nama LUNA, diluncurkan pada tahun 2018.
Perannya berfungsi sebagai token kembar untuk menyerap setiap penyimpangan harga dari stablecoin algoritmik blockchain, terraUSD (UST). UST seharusnya menjaga harganya dipatok ke dolar AS dengan membuat (mencetak) dan (menghancurkan) membakar token UST untuk menyeimbangkan penawaran dan permintaan stablecoin dengan harga $1.
Ketika UST kehilangan patok dolarnya dan runtuh pada Mei 2022, token tersebut jatuh ke dalam spiral hiperinflasi karena algoritme yang dimaksudkan untuk mencadangkan UST menciptakan triliunan token, mengurangi nilainya hampir 100%.
Akibatnya, token yang bernilai $119 pada awal April 2022 turun di bawah satu sen pada akhir Mei 2022.
Luna (LUNA) Adalah
28 Mei menandai peluncuran resmi dari blockchain Terra baru. Pada hari yang sama, beberapa pemegang UST dan LUNC sebelumnya menerima token LUNA baru mereka di putaran pertama distribusi token yang disebut airdrop.
Banyak pertukaran mata uang kripto dengan nama besar mendukung peluncuran dan mendaftarkan token baru. Perdagangan dimulai dengan ayunan harga liar di setiap arah karena para pedagang berspekulasi tentang kegunaan koin di masa depan.
Ada beberapa perbedaan utama antara token luna baru dan yang lama, yaitu akan ada persediaan token luna yang terbatas, dimaksimalkan pada 1 miliar koin yang beredar. Luna tidak memiliki pasangan stablecoin pada saat peluncuran.
Apakah Luna dan Luna Klasik Berisiko?
Berinvestasi di luna classic (LUNC) atau luna (LUNA) sangat berisiko pada saat ini. Ini seperti membeli rumah yang dibakar menjadi abu atau menaruh uang di muka untuk rencana yang masing-masing hanya ada di atas kertas.
Masa depan blockchain Terra lama – termasuk token LUNC dan UST – tidak pasti, dengan sedikit insentif untuk menggunakan dan membangun proyek apa pun di atasnya.
Tantangan untuk blockchain baru adalah berapa banyak dari banyak protokol dan tim pengembangan yang dibangun di Terra lama akan percaya dan bertahan untuk mengembangkan aplikasi.
Aktivitas pada blockchain baru pada akhirnya akan menentukan berapa nilai luna dan apakah itu akan berhasil.
Berita Terkait
-
8 Keunggulan Ijazah Blockchain yang Diterima Pratama Arhan, Lebih Ramah Lingkungan
-
Kembali Jadi Laki-Laki, Lucinta Luna Ngaku Pernah Habiskan Rp1,8 M Demi Mirip Jisoo BLACKPINK
-
Sudah Operasi Ganti Kelamin, Lucinta Luna Pastikan Tak Bisa Punya Anak Meski Kembali Jadi Cowok
-
Kembali ke Kodrat, Lucinta Luna Pesan Nama Muhammad Fatah untuk Batu Nisannya
-
Mantap Kembali Jadi Laki-Laki, Lucinta Luna Ungkap Nasib Kelamin yang Sudah Diubah
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- Banyak Banget, Intip Hampers Tedak Siten Anak Erika Carlina
Pilihan
-
Hizbullah Klaim Hancurkan Kapal Militer Israel Sebelum Serang Lebanon
-
Jusuf Kalla Mau Laporkan Rismon Sianipar ke Polisi! Ini Masalahnya
-
Di Balik Lahan Hindoli, Seperti Apa Perkebunan yang Jadi Lokasi 11 Sumur Minyak Ilegal?
-
Traumatik Mendalam Jemaat POUK Tesalonika Tangerang: Kebebasan Beribadah Belum Terjamin?
-
'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air
Terkini
-
6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
-
Masyarakat Indonesia Doyan Gunakan Pinjol, Utangnya Tembus Rp100,69 Triliun
-
Negara Piala Dunia Bakal Dihadapi Timnas Indonesia di Lanjutan FIFA Series 2026, Siapa Dia?
-
Buriram United Diambang Juara, Sandy Walsh Siap Pecahkan Rekor Langka di Kasta Tertinggi Thailand
-
Polemik Pendiri Animasi Nussa Rarra Masih Berlanjut, Nama Ustaz Felix Siauw Ikut Terseret
-
Teror Air Keras Menjamur, Abdullah PKB Desak Pemerintah Tertibkan Peredaran Bahan Berbahaya
-
Amankan BBM, Bahlil: RI Tak Pilih-Pilih Pasokan
-
Pemerintah Tegaskan Berpengalaman Hadapi El Nino Godzilla, Terparah di Tahun 2015
-
Aset GBK dan Kemayoran Sangat Besar, Namun Pendapatannya Kecil: Di Manakah Merah Putih-nya?
-
Pedagang Melon di Pasar Gede Solo Rasakan Peningkatan Ekonomi Sejak Ada MBG