TANTRUM - Pemerintah telah membuat program perhutanan sosial, sebagai bagian Reforma Agraria yang merupakan salah satu program prioritas Presiden Joko Widodo untuk membantu masyarakat memiliki hak milik penggunaan atas lahan yang bermasalah/konflik.
Saat ini, sebanyak 28 juta sertifikat telah diserahkan Presiden Jokowi melalui Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) ke seluruh Indonesia.
Pemberian sertifikat tersebut berarti masyarakat meminjam lahan seluas 2 hektar (ha) dalam waktu 35 tahun dengan konsep perhutanan sosial, sehingga diharapkan pengelolaan lahan sosial menjadi sumber pertumbuhan ekonomi di daerah.
Kementerian Koperasi dan UMKM memiliki empat kegiatan yang terdiri dari pendampingan akses KUR, penguatan kelompok tani dan koperasi, Dana Alokasi Khusus (DAK) secara fisik dan non fisik, serta pendampingan lanjutan.
Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki menyiapkan sejumlah agenda untuk memberdayakan petani, melalui korporatisasi petani guna mendukung program pemberdayaan reforma agraria.
Upaya menerapkan model bisnis korporatisasi petani ialah dengan mengonsolidasikan para petani yang memiliki lahan sempit dan cenderung subsistem bergabung ke dalam koperasi.
"Nantinya koperasi menjadi offtaker, membeli tunai produk dari petani, kemudian dipasarkan oleh koperasi. Dengan begitu, pembiayaan mulai dari Kredit Usaha Rakyat (KUR) klaster hingga dana bergulir koperasi akan mudah masuk ke petani melalui koperasi," ujar Teten.
“Saya sebagai Menkop-UKM bersedia mengembangkan model bisnisnya, bersama Menteri Pertanian nanti dalam skala ekonomi sudah ada bisnis model pertanian sosial. Masyarakat bisa menanam pisang, sayur-sayuran atau tanaman lain,” katanya.
Teten menyatakan, sedang memikirkan cara agar petani yang memiliki lahan sempit dapat membangun korporatisasi petani dengan mengolah produk sesuai permintaan pasar.
Kini, Kemenkop disebut sudah memiliki percontohan (piloting) model bisnis korporatisasi petani yang sedang berjalan. Seperti korporatisasi petani komoditas pisang di Lampung, Aceh, dan Garut di Jawa Barat (Jabar). Lalu untuk komoditas di sayur mayur terdapat di Ciwedey, Jabar.
"Ke depan, kami juga dalam proses mengembangkan untuk petani sawit di Sumatera untuk memproduksi minyak makan merah yang memiliki manfaat kesehatan yang tinggi terutama dalam mengatasi stunting," katanya.
Berita Terkait
-
SPI Jambi Sebut Reforma Agraria Era Prabowo seperti 'Cuaca Mendung: Birokrasi Lemah
-
Konflik Agraria Belum Usai, Legislator Gerindra Minta Pemerintah Buang Ego Sektoral demi Keadilan
-
Pemerintah Siap Bagikan Lahan ke 1 Juta Rakyat Miskin untuk Pertanian dan Peternakan
-
Prabowo Panggil Dasco 2 Kali Sepekan: Urusan Perut Rakyat Jadi Taruhan
-
Prabowo dan Dasco Bertemu di Istana: Bahas Kesejahteraan Ojol hingga Reforma Agraria
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Misi Kemanusiaan Miss Cosmo 2025: Perkuat Akses Operasi Bibir Sumbing Gratis di Indonesia
-
Izin Bodong! Daycare Little Aresha Jogja Ternyata Tak Berizin, 53 Anak Jadi Korban Kekerasan
-
Tren Arsitektur Hijau 2026: Material Eco-Friendly Jadi Standar Baru Bangunan
-
Satu Kamar Diisi 20 Anak! Polresta Jogja Bongkar Praktik Tak Manusiawi di Daycare Umbulharjo
-
Provinsi Banten Bebaskan Pajak Kendaraan Listrik
-
Menyusuri Jalur Surade Sukabumi-Bogor: Seluruh SPBU Kosong Bio Solar, Truk Beras Terhambat
-
Narasi Pemerintah soal Harga Tiket Pesawat Naik 13 Persen Dinilai Menyesatkan
-
5 Rekomendasi Track Gowes di Bogor yang Ramah Bapak-bapak, Cocok Buat Sehat Bareng Komunitas
-
Amerika Serikat Perluas Blokade Iran ke Selat Hormuz Hingga Samudra Pasifik dan Hindia
-
Terlalu Kocak, Benedictus Siregar Bikin Fatih Unru Sulit Fokus Syuting Gudang Merica