TANTRUM - Holding BUMN Pangan ID FOOD terus berupaya meningkatkan produksi pangan di dalam negeri dengan tujuan agar Indonesia tidak lagi bergantung terhadap produk pangan impor.
BUMN ini telah merealisasikan praktik pertanian cerdas dengan fokus pada peningkatan produksi pangan domestik untuk mengantisipasi krisis pangan global.
Direktur Utama ID FOOD Frans Marganda Tambunan mengatakan pihaknya telah menerapkan aplikasi e-farmer, sistem digitalisasi pendaftaran mitra petani, pendaftaran kebun hingga pemantauan digital kebun atau lahan petani.
"Perbaikan hulu pangan bersama petani secara berkelanjutan merupakan cara ID FOOD dukung pemerintah untuk kedaulatan pangan," kata Frans.
Frans menjelaskan, pihaknya juga melakukan inovasi pada sektor hilir pangan menjaga keseimbangan hulu dan hilir pangan, di antaranya menghadirkan variasi produk ritel pangan pokok memenuhi kebutuhan masyarakat.
Kegiatan peluncuran produk varian beras dengan merek Rania, produk gula kristal putih bermerek Raja Gula, pendistribusian ritel juga direalisasikan dengan peningkatan kolaborasi ritel daring, seperti warung pangan dan e-commerce lainnya.
"Kami melihat peluang pada tahun 2022 cukup besar pada sektor ritel pangan, terbukti pembukuan penjualan pangan ritel tahun buku 2021, perseroan menopang pendapatan sebesar Rp8 triliun atau meningkat 15 persen year on year," kata Frans.
ID FOOD berkomitmen akan bersama pemerintah mengatasi ancaman krisis pangan melalui peningkatan kemitraan petani dan perluas lahan petani untuk produksi pangan sebagai bagian dari transformasi pada hulu pangan.
Pada 2021, realisasi jumlah mitra petani tebu sebanyak 23.735 petani dari target 22.367 petani atau tercapai 106 persen dari target dan luas lahan tercatat mencapai 41.509 hektare atau naik 11 persen dari tahun 2020.
Baca Juga: Rombongan Amirul Hajj Tinjau Klinik Kesehatan Haji
Sebagai langkah awal, PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) atau RNI berperan sebagai BUMN induk pangan pada tahun 2022.
"Perseroan telah mengimplementasikan teknologi informasi terintegrasi BUMN klaster pangan yang mengintegrasikan lima BUMN pangan dengan induk pangan RNI," katanya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja
-
Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet
-
Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung