TANTRUM - Ekonomi Indonesia digerakkan oleh para pelaku UMKM. Salah satunya, Klambikoe yang turut serta dalam penyelenggaraan Pasar Kreatif di Trans Studio Mal, Bandung. Klambikoe merupakan brand lokal yang berfokus pada penjualan pakaian dari kain nusantara.
Founder Klambikoe, Wahyuning Hoedayanti mengatakan, produknya ingin mengangkat budaya serta kearifan lokal. Dengan kain wastra dari Nusantara, ia ingin membuat sesuatu yang berbeda dari yang lain.
Wahyuning Hoedayanti atau Teh Anti sapaan akrabnya, memberikan tips untuk masyarakat yang ingin mengembangkan bisnis UMKM.
"Para pemula harus memulai bisnis dari hal yang disukai, jangan sampai dalam pelaksanaannya kita merasa terpaksa. Kemudian mencari fokus dan detail arah bisnis," ucapnya.
Dalam pengembangan UMKM, para pelaku usaha memerlukan bekal untuk mengembangkan bisnis, di antaranya modal dan keterampilan.
Salah satu program untuk membantu pengembangan UMKM yaitu Program PESAT (Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Terpadu) dari Bank BJB yang di dalamnya terdapat pelatihan dengan pelatih yang ahli di bidangnya.
Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Terpadu Bank BJB, Eka Yudistira, menyampaikan bahwa terdapat program yang dapat membantu pelaku UMKM.
"Program yang diselenggarakan Bank BJB memiliki tujuan yang sama dengan Pemerintah Kota Bandung untuk menaikan kelas dari UMKM agar bisa dipasarkan sampai keluar negeri," ujarnya, dalam podcast Ngariung yang diselenggarakan Humas Kota Bandung dengan mengangkat tema pembahasan Akselerasi Ekonomi.
Dalam podcast yang dibawakan oleh Adelia Nabiila tersebut membahas mengenai Pasar Kreatif Bandung yang diselenggarakan pada 1 Juli-10 Juli 2022 di TSM Bandung. Melalui Pasar Kreatif ini, diharapkan dapat membantu brand local Kota Bandung untuk mengenalkan produknya kepada masyarakat luas dan dapat bersaing di pasaran.
Baca Juga: Pedagang Ayam Panggang di Tabanan Ini Bangga Anaknya Jadi Calon Siswa Polri
Menurut Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Industri Disdagin, Hani Nurrosjani, Pasar Kreatif ini sudah diselenggarakan sejak 2020 lalu.
"Pasar Kreatif menjadi hal yang ditunggu-tunggu oleh pelaku UMKM untuk kembali mengembangkan bisnis, karena sejak pandemi ekonomi menurun drastis," ujar Hani.
Pasar Kreatif Bandung bertempat di 6 mal, salah satunya di Trans Studio Mall (TSM) Bandung.
"Bertempat di pusat perbelanjaan karena memiliki daya tarik, sehingga diharapkan produk UMKM yang ikut dalam Pasar Kreatif ini bisa diterima dan diketahui masyarakat Kota Bandung," kata Hani.
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- PP THR dan Gaji 13 Tahun 2026 Diumumkan, Ini Jadwal Cair dan Rincian Lengkapnya
- Selat Hormuz Milik Siapa? Jalur Sempit Banyak Negara Tapi Iran Bisa Buka Tutup Aksesnya
Pilihan
-
Fatwa Ayatollah Ali Khamenei soal Senjata Nuklir: Haram!
-
KPK Ungkap ART Fadia Arafiq Jadi Direktur PT RNB, Diduga Alat Korupsi Rp13,7 Miliar
-
Dua Hari Lalu Dinyatakan Gugur, Eks Presiden Iran Ahmadinejad Masih Hidup
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
Terkini
-
Gareth Bale Ungkap Rahasia: Hampir Bela Manchester United tapi Batal Gegara Ini
-
Prabowo Bentuk Satgas Transisi Energi, Genjot Konversi Motor Listrik
-
7 Baju Koko Alisan untuk Tampil Gagah dan Nyaman bagi Pria saat Lebaran 2026
-
Kicak dan Lorong Sempit Kauman Penjaga Memori Kuliner Mataram Islam
-
Polres Pasaman Barat Dirikan 5 Pos Pengamanan Lebaran 2026, Layani Pemudik 24 Jam!
-
Bawa Pulang Mobil Mudik Plus Peluang Umrah Gratis? Adira Expo Berkah Ramadan Yogyakarta Solusinya
-
Perang AS-Israel vs Iran Berpotensi Meluas, Pakar Sebut Piala Dunia 2026 Pasti Ditunda
-
Sisi Gelap Kapal Cumi Tiongkok: Separuh Awak Alami Kekerasan hingga Aktivitas Merusak Lingkungan
-
Deretan Rekomendasi Film Korea Genre Kriminal, Tayang di Vidio!
-
Tok! CAS Tolak Banding FAM, Begini Nasib 7 Pemain Naturalisasi Abal-abal Malaysia