- Harga minyak dunia melonjak konsisten selama sembilan hari hingga mencapai di atas USD 100 per barel pada 30 April.
- Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengisyaratkan penyesuaian harga BBM nonsubsidi mengikuti tren kenaikan harga minyak mentah di pasar global.
- Pertamina berpotensi menyesuaikan harga Pertamax pada 1 Mei sesuai regulasi perhitungan harga jual eceran yang berlaku saat ini.
Suara.com - Dalam sembilan hari terakhir harga minyak dunia secara konsisten mengalami lonjakan. Tercatat pada awal perdagangan Kamis, 30 April harga minyak dunia berada di atas USD 100 per barel.
Kenaikan harga tersebut berpeluang berdampak terhadap harga Pertamax, BBM BBM nonsubsidi yang harganya masih stabil seperti tidak terdampak krisis energi global.
Pada 18 April lalu, PT Pertamina (Persero) telah menaikkan sejumlah harga produk BBM nonsubsidi seperti Pertamax Turbo naik menjadi Rp 19.400 per liter, sementara Dexlite dan Pertamina Dex masing-masing melonjak ke angka Rp 23.600 dan Rp 23.900 per liter.
Sementara Pertamax atau RON 92 dan Pertamax Green tidak mengalami kenaikan harga. Pertamax masih dibanderol seharga Rp12.300 per liter dan Pertamax Green di harga Rp12.900 per liter.
Namun, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia mengisyaratkan untuk harga produk BBM nonsubsidi akan mengalami kenaikan, dengan catatan jika harga minyak dunia terus mengalami kenaikan.
"Kalau harganya turun, ya enggak naik. Tapi kalau harganya begini terus (naik), ya mungkin pasti ada penyesuaian," kata Bahlil pada 20 April lalu.
Bahlil juga mengatakan bahwa untuk harga BBM non-subsidi penentuan atau penyesuain harga mengikuti dinamika harga minyak dunia.
Sementara saat ini harga minyak dunia terus melonjak dalam sembilan hari terakhir. Pada awal perdagangan Kamis, 30 April, harga minyak mentah jenis Brent untuk kontrak Juni naik 1,62 persen menjadi USD 119,94 per barel. Adapun minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS juga naik 0,59 persen menjadi USD 107,51 per barel.
Umumnya Pertamina dan SPBU swasta, melakukan penyesuaian harga setiap awal bulan atau tanggal 1. Hal itu mengacu pada Keputusan Menteri (Kepmen) ESDM No. 245.K/MG.01/MEM.M/2022, yang merujuk pada Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Nomor 11 Tahun 2022 tentang Perhitungan Harga Jual Eceran Bahan Bakar Minyak.
Baca Juga: Harga Pertamax Turbo Tembus Rp19.400, Ini 4 Jenis Mobil yang Paling Terdampak
Dan menjadi pertanyaan apakah harga Pertamax naik pada 1 Mei 2026 besok?
Berita Terkait
-
Minyak Brent Terbang USD119 Per Barel, Harga BBM RI Naik Malam Ini?
-
Ciri Mobil yang Tak Boleh Pakai Bioetanol, Wajib Tahu agar Mesin Tidak Rusak
-
Pertamina Siapkan Bioetanol untuk E20? Ini 5 Mobil Keluarga Bekas yang Aman
-
Rusia Prediksi UEA Keluar dari OPEC Akan Bawa Berkah untuk Harga Minyak Dunia
-
Pertamina Siap Genjot E20: Ubi, Jagung, dan Tebu Siap Jadi Santapan Mobil dan Motor
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
50 Persen Pengaduan di Jateng Isinya Sama: Perusahaan Nekat Tahan Ijazah Mantan Karyawan
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler