TANTRUM - Pengadilan Uni Eropa (CJEU) menetapkan istilah 'feta' hanya bisa digunakan oleh keju asal Yunani.
Kemenangan ini hasil dari gugatan Yunani atas kelalaian Denmark tidak menghalangi perusahan lokalnya menggunakan nama itu untuk penjualan di luar Uni Eropa (UE).
"Dengan gagal menghentikan penggunaan sebutan 'Feta' untuk keju yang ditujukan untuk ekspor ke negara ketiga, Denmark telah gagal memenuhi kewajibannya di bawah hukum UE," kata hakim CJEU ditulis 16 Juli 2022.
Yunani mengklaim feta sebagai bagian dari warisan budayanya karena telah membuat keju susu domba dan kambing selama 6.000 tahun. CJEU yang berbasis di Luksemburg setuju dengan pernyataannya.
Dalam kasus yang dibawa oleh Komisi Eropa dan didukung oleh Siprus, Denmark berpendapat bahwa larangan ekspor dapat dilihat sebagai hambatan perdagangan.
Namun, feta telah ditetapkan sebagai produk tradisional Yunani oleh eksekutif UE sejak 2002, artinya memberikannya perlindungan hukum di blok 27 negara itu. CJEU pun mendukung label tersebut pada 2005.
Isu tentang penggunaan nama feta ini lebih dari sekedar kebanggaan nasional bagi Yunani yang menghasilkan sekitar 120.000 ton feta setiap tahunnya.
Bahkan kata 'fetas' asal usul dari feta ini berasal dari bahasa Yunani yang berarti 'cakram'.
Baca Juga: Daftar Barang Penting yang Wajib Diselamatkan saat Banjir, Apa Saja?
Berita Terkait
Terpopuler
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- 9 HP Gaming Terjangkau Rekomendasi David GadgetIn Buat Lebaran 2026, Performa Kencang!
- Apa Jawaban Minal Aidin Wal Faizin? Simak Arti dan Cara Membalasnya
- 7 HP Paling Murah yang Bisa Kamu Beli saat Idulfitri 2026
Pilihan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
Terkini
-
Bukan Serial Drama, Inside Men Akan Diadaptasi Jadi Film Prekuel Trilogi
-
Remittance Migrant BRI Naik 27,7%, 1,2 Juta Agen Siap Layani
-
BRI Catat Remittance Migrant Naik 27,7% Jelang Lebaran 2026
-
Internet Iran Lumpuh 23 Hari, Pemadaman Terpanjang dalam Sejarah
-
Jarang Diekspos Media Barat, Berapa Korban dari Israel pada Serangan Balik Iran?
-
BRI Catat 27,7% Kenaikan Remittance Migrant dari Luar Negeri
-
Ketika Penolakan Berujung Tragedi: Budaya Kita yang Salah?
-
BRI Fasilitasi Pekerja Migran Indonesia, Remittance Tumbuh 27,7% pada 2026
-
Masih Jawab 'Amin'? Ini 3 Balasan Taqabbalallahu Minna wa Minkum yang Lebih Tepat
-
Buku Skulduggery Pleasant: Gerbang Kiamat di Tangan Detektif Tengkorak