/
Rabu, 03 Agustus 2022 | 20:19 WIB
Demo di DPP PPP

TANTRUM - Ratusan kader yang tergabung dalam Front Kader Penyelamat Partai (FKPP) melakukan aksi dan doa bersama di depan Kantor DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Menteng, Jakarta Pusat.

Ketua Majelis Pertimbangan PPP Jakarta Selatan, Muchbari mengatakan, aksi hari ini dilakukan dengan bermunajat agar Ketua Umum PPP Suharso Monoarfa segera mundur dari jabatannya.

"Kami bermunjat kepada Allah, semoga PPP diselamatkan. Salah satu caranya agar PPP selamat yaitu Suharso harus turun,” ujar Muchbari, di depan Kantor DPP PPP, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu, 3 Juli 2022.

Muchbari mengaku prihatin dengan banyaknya kasus yang menyangkut Suharso. Mulai dari dugaan gratifikasi hingga dugaan kekerasan gender.

"Karena menurut kami, Suharso ini sudah tidak layak memimpin partai. Dari kepribadiannya pun, tidak layak menjadi pimpinan partai Islam," tegasnya.

Muchbari berharap, agar internal partai bisa segera menentukan sikap agar PPP bisa terus maju. Namun, Muchbari menegaskan juga akan terus menuntut Suharso untuk mundur dari jabatan walaupun diadakan musyawarah bersama.

"Kami mau ada tabayyun langsung bersama Suharso, bagaimana langkah PPP supaya maju. Tapi seperti yang sudah kami tegaskan, walaupun tabayyun tuntutannya tetap sama Suharso harus mundur," katanya.

Aksi meminta mundur dari kabinet juga dilakukan oleh mahasiswa dan mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi turun tangan atas dugaan gratifikasi. Selain itu, Gerakan Perempuan Milenial untuk Keadilan (GPMK) ke Komnas Perempuan, terkait dugaan yang merendahkan harkat dan martabat perempuan.

Baca Juga: Kematian Pemimpin Al Qaeda Diharapkan Tidak Berdampak ke Indonesia

Load More