TANTRUM - Sejumlah perusahaan di Indonesia disebut-sebut mulai memanfaatan teknologi metaverse. Perusahaan swasta, badan usaha milik negara hingga pemerintah telah memanfaatkan teknologi blockchain ini.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno mengatakan, sejumlah bank telah membuat metaverse untuk menjalankan bisnisnya, termasuk pembuatan kantor bank virtual. PT Telkom Indonesia (Telkom) juga tertarik masuk dalam dunia metaverse dengan membuat mall virtual yang diberi nama Metanesia.
Pemerintah pun mengikuti perkembangan teknologi virtual ini dengan membuat desain ibu kota negara baru versi metaverse. Dengan begitu, masyarakat bisa merasakan terlebih dahulu situasi ibu kota negara baru lewat metaverse.
Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif juga punya metaverse buatannya sendiri yaitu Wonderverse Indonesia. Pengguna bisa berinteraksi satu sama lain dan menikmati keindahan Indonesia versi metaverse.
"Wonderverse Indonesia memungkinkan kita menjelajah keindahan Indonesia melalui hasil kolaborasi teknologi, budaya, keindahan alam, dan ekonomi kreatif," ucap Sandiaga saat menghadiri secara daring "The 7th International Conference on Management in Emerging Markets (ICMEM) 2022" yang diadakan Sekolah Bisnis dan Manajemen Institut Teknologi Bandung, baru-baru ini, dikutip Kamis (18/8/2022).
ICMEM tahun ini membahas tentang metaverse sebagai teknologi masa depan dalam bidang bisnis dan manajemen di pasar negara berkembang.
Lebih lanjut, Sandiaga menuturkan, ekonomi digital menjadi kekuatan baru bagi perekonomian Indonesia. Saat ini, Indonesia telah menempati peringkat pertama dalam pertumbuhan ekonomi digital di Asia Tenggara.
Nilai perekonomian berbasis internet di Indonesia telah mencapai USD 70 miliar. Estimasi nilai tersebut akan terus meningkat hingga USD 146 miliar pada 2025. "Sementara itu, nilai investasi digital di Indonesia mencapai 38,7% dari total investasi digital di Asia Tenggara," ujar Sandiaga.
Dalam acara itu, Rektor ITB Reini Wirahadikusumah mengatakan, kehidupan manusia saat ini semakin banyak menggunakan teknologi digital. ITB pun terus belajar untuk menerapkan metaverse di dunia pendidikan.
"Teknologi berkembang, teknologi digital dibangun sehingga kehadiran metaverse tidak mengagetkan," ucap Reini.
ICMEM 2022, menurut Reini, membantu berbagai pihak untuk lebih memahami tentang metaverse. Hal ini diperlukan karena pandemi Covid-19 meningkatkan kebiasaan menggunakan internet.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
Terkini
-
Nasib Tragis Warga Penolak Penambangan Emas Ilegal di Sumbar, Dipukuli Sampai Luka Berat
-
Debt Collector Intimidasi Warga di Bekasi, Anggota DPR: Tangkap dan Usut Tuntas!
-
Demo Mahasiswa Bukan Ancaman: Tarik Militer, Jangan Ada Tameng dan Pentungan
-
Justin Hubner Resmi Mualaf Jelang Nikahi Jennifer Coppen
-
Kemarau Panjang Mengintai, Penyakit dari Flu, Iritasi Mata hingga Dehidrasi Ancam Warga Bantul
-
Zlatan Ibrahimovic Sebut Dirinya Lebih Lengkap daripada Erling Haaland
-
Demonstrasi Mahasiswa Bikin Rupiah Kembali Menguat
-
Harga BBM Naik, Gaya Hidup Tetap Jalan: Tanda Pola Konsumtif Sulit Lepas?
-
Drakor The East Palace Tayang 17 Juli, Nam Joo Hyuk Jadi Pemburu Hantu
-
Misteri 2 Mayat Wanita di Banyumas: Nenek Ditemukan Dalam Sumur, Gadis 18 Tahun Bersimbah Darah