/
Sabtu, 20 Agustus 2022 | 21:52 WIB
Monkey Pox atau Cacar Monyet (suara.com)

TANTRUM - Kasus monkeypox terdeteksi untuk pertama kalinya di Inggris pada 6 Mei 2022. Kemudian pada 23 Juli 2022, WHO mengumumkan cacar monyet sebagai kedaruratan kesehatan global.

86 negara yang sudah melaporkan kasus monkeypox ini dengan jumlah total 39.708 dan kematian sekitar 400 orang. 

Teranyar, Indonesia melaporkan satu kasus cacar monyet atau monkeypox yang teridentifikasi pada seorang pria berusia 27 tahun, setelah berpegian ke luar negeri.

Juru bicara Kemenkes Mohammad Syahril mengatakan, dengan adanya temuan pasien ini, maka penyakit itu sudah masuk Indonesia. 

"Di Indonesia, hari ini sudah ada," ujarnya secara virtual, Sabtu (20/8).

Syahril tidak menjelaskan dari negara mana pasien itu berpergian. Tetapi pasien mengalami gejala demam dan pembesaran kelenjar limpa pada 14 Agustus. Kemudian, pasien mengalami cacar atau ruam di muka, telapak tangan, dan sekitar genitalia atau alat kelamin. 

"Berdasarkan tes PCR, pasien dinyatakan positif cacar monyet," ungkapnya.

Saat ini pasien dalam keadaan baik dan tidak perlu dirawat di ruang isolasi rumah sakit. Proses penularan cacar monyet ini utamanya menular lewat kontak erat langsung kepada penderita, baik itu lewat bersalaman, berpelukan, tidur bersama, maupun kontak pada benda atau barang di sekitar pasien.

"Kita harus menghindari itu, masyarakat harus paham jika ada orang dekat ada gejala ini harus menghindari kontak langsung kepada yang bersangkutan," tuturnya.

Baca Juga: 6500 Hewan Tercatat Mati Karena PMK

Load More