TANTRUM - Gagal jantung adalah salah satu masalah kesehatan yang memiliki angka kematian tinggi, tapi kehadirannya sering kali tidak disadari.
Upaya mengurangi risiko terkena penyakit ini sebenarnya tidaklah sulit karena cara mencegah gagal jantung bisa dilakukan dengan menerapkan pola hidup sehat.
Apa saja yang harus dilakukan? Menurut dr. Nurul Fajriah Afiatunnisa dicuplik dari laman Hello Sehat, Senin, 5 September 2022, gagal jantung adalah kondisi yang terjadi ketika jantung tidak dapat memompa darah ke seluruh tubuh secara optimal.
Tindakan sederhana yang dapat Anda lakukan untuk mencegah gagal jantung yaitu dengan menerapkan pola hidup sehat, misalnya dengan cara berikut.
Kebiasaan merokok merupakan salah satu faktor yang meningkatkan risiko penyakit jantung.
Ini karena merokok meningkatkan kadar kolesterol jahat (LDL) dalam darah, yang kemudian dapat berkembang menjadi penumpukan plak kolesterol pada pembuluh darah (aterosklerosis).
Tak hanya itu, kebiasaan ini juga mempercepat detak jantung, meningkatkan risiko penggumpalan darah, hingga menyebabkan hipertensi. Oleh sebab itu, Anda bisa mencegah gagal jantung dengan tidak merokok.
2. Menjaga berat badan tetap ideal
Baca Juga: Sinyal Mesra Duet Prabowo-Puan Usai Pertemuan Di Hambalang: 'Semoga Bukan Yang Terakhir Ya Mas Bowo'
Obesitas dapat meningkatkan risiko Anda untuk terkena gagal jantung. Ketika kelebihan berat badan, Anda umumnya akan mengalami kondisi-kondisi seperti diabetes, hipertensi, dan kolesterol tinggi.
Jika dibiarkan begitu saja, kondisi tersebut dapat membawa Anda menuju gagal jantung. Upaya pencegahan yang bisa Anda lakukan tentu dengan menjaga berat badan yang ideal.
Selain itu, Anda juga dianjurkan untuk menerapkan pola makan yang baik bagi jantung dan tubuh secara keseluruhan, seperti pola makan rendah garam, diet Mediterania, dan diet nutrigenomik.
3. Rutin berolahraga
Berolahraga secara rutin dapat membantu mengurangi kadar kolesterol jahat dalam tubuh dan menurunkan tekanan darah berlebih. Dengan begitu, risiko Anda mengalami penyakit gagal jantung akan ikut berkurang.
Untuk mencegah gagal jantung, Anda sebaiknya berolahraga setidaknya 30 menit setiap harinya.
Tidak perlu olahraga berat, melakukan olahraga untuk jantung dengan intensitas sedang sudah membantu mengurangi risiko penyakit ini.
4. Terapkan pola makan sehat
Kebiasaan makan tidak sehat dapat meningkatkan risiko Anda mengalami gagal jantung.
Risiko penyakit ini akan semakin meningkat ketika Anda mengonsumsi makanan-makanan manis, tinggi gula, dan banyak garam secara berlebih.
Sebagai gantinya, Anda bisa mengubah pola makan lebih sehat dengan banyak mengonsumsi whole grain, ikan, sayur, buah, dan kacang-kacangan.
Makanan-makanan tersebut dapat membantu menjaga tekanan darah, gula darah, dan kolesterol dalam batas normal.
5. Istirahat dengan cukup
Kurang tidur merupakan salah satu faktor yang meningkatkan risiko gangguan pada jantung. Maka dari itu, pastikan Anda sudah beristirahat dengan cukup setiap harinya untuk mencegah gagal jantung.
Normalnya, orang dewasa membutuhkan waktu tidur setidaknya tujuh hingga delapan jam per hari. Anda bisa mulai menerapkannya mulai hari ini untuk menjaga kesehatan jantung dan mengurangi risiko terkena penyakitnya.
Stres dapat ikut meningkatkan risiko gagal jantung. Ketika stres, Anda berpotensi mengalami tekanan darah tinggi (hipertensi), yang merupakan salah satu faktor risiko utama gagal jantung.
Untuk mencegah gagal jantung, Anda harus bisa mengelola stres dengan baik. Beberapa aktivitas yang bisa dilakukan seperti jalan-jalan ke alam bebas, meditasi, atau yoga.
7. Menjaga kesehatan mulut
Menurut studi yang dirilis dalam Journal of Indian Society of Periodontology, radang gusi alias gingivitis dapat meningkatkan risiko gangguan pada jantung. Hal ini terjadi ketika bakteri di mulut mulai menyebar ke seluruh tubuh.
Oleh sebab itu, penting bagi Anda untuk menjaga kesehatan mulut. Pemeriksaan rutin ke dokter gigi setiap enam bulan sekali juga dapat membantu memastikan kesehatan mulut Anda tetap terjaga.
8. Kontrol kesehatan jantung secara berkala
Mengingat kehadiran penyakit ini jarang disadari, kontrol kesehatan jantung secara berkala dapat membantu mencegah terjadinya gagal jantung.
Lewat pemeriksaan rutin, dokter dapat menangani penyakit jantung sedini mungkin jika ditemukan adanya gejala.
Orang yang sehat atau berisiko mengalami penyakit jantung dianjurkan untuk periksa rutin setidaknya setahun sekali. Sementara itu, pengidap penyakit jantung perlu periksa rutin tiap sebulan sekali.
Perlu diingat, cara-cara di atas tidak sepenuhnya melindungi Anda dari penyakit gagal jantung. Meski begitu, pola hidup sehat dapat membantu mengurangi risiko Anda terkena penyakit ini.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
Terkini
-
Siklus Kawin-Cerai Singkat di Sleman, 89 Persen Pernikahan Dini Dipicu Kehamilan Tak Diinginkan
-
Sinergi Pegadaian dan SMBC Diapresiasi BRI, Dorong Akses Pembiayaan Inklusif Nasional
-
Akses Terputus, Penyintas Banjir di Aceh Tamiang Desak Pembangunan Jembatan Darurat
-
The Trauma Code: Heroes on Call, Drama Medis yang Sat-set dan Bikin Tegang
-
5 Rekomendasi Tablet Murah Harga Rp1 Jutaan, Baterai Awet dan Cocok untuk Belajar
-
BRI Dukung Kolaborasi Pegadaian-SMBC, Perkuat Inklusi Keuangan dan Ekonomi Rakyat
-
Banjir Rob di Semarang Bikin Tekor Rp848 Miliar Akibat: Bagaimana Cara Mengatasinya?
-
Prabowo Ingin Indonesia Punya Produsen Otomotif Kelas Dunia
-
BRI Apresiasi Kerja Sama Pegadaian SMBC Corporation, Dorong Inklusi Keuangan dan Ekonomi
-
Rupiah Kembali Takluk, Terperosok ke Level Rp 17.090/USD