/
Jum'at, 09 September 2022 | 15:47 WIB
ilustrasi diare. (pixabay.com)

Kemudian ketika mengalami gejala suhu tubuh meningkat tiba-tiba serta sakit kepala dengan disertai menggigil, segera hubungi fasilitas kesehatan.

4. Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA

Saat mengalami batuk, demam, dengan sesak napas yang disertai oleh nyeri dada, maka ini bisa jadi tanda mengalami ISPA. 

Penyakit yang disebabkan oleh bakteri, virus serta mikroba lainnya ini termasuk salah satu penyakit yang rentan diderita saat musim hujan, termasuk di pengungsian.

Cara penanganannya adalah dengan beristirahat, pengobatan sesuai gejala, meningkatkan daya tahan tubuh, serta menutup hidung dan mulut saat ada yang batuk ataupun meludah sembarangan. 

5. Alergi atau infeksi pada kulit 

Pada musim penghujan, kebersihan lingkungan kerap kali menjadi salah satu faktor timbulnya masalah kesehatan. 

Karena buruknya kebersihan ini, juga bisa timbulkan penyakit kulit seperti infeksi ataupun alergi. 

Hal ini sangat mungkin terjadi di tempat-tempat pengungsian, karena banyaknya orang berkumpul juga menjadi salah satu faktor yang mendukung penularan penyakit ini. 

Baca Juga: Keluarga, Keuangan dan Kesepian Faktor Dominan Orang Indonesia Bunuh Diri

6. Demam tifoid

Penyakit saluran pencernaan yang sangat mungkin terjadi pada saya musim penghujan, demam tifoid. 

Hal ini dikarenakan kebersihan makanan juga terganggu saat musim penghujan, terlebih saat banjir. 

7. Risiko peningkatan penyakit kronik 

Pada saat banjir, risiko perburukan penyakit kronik juga meningkat. Hal ini dikarenakan pada saat musim hujan, penurunan daya tahan tubuh juga seringkali terjadi. Ini merupakan kondisi yang cukup membahayakan penderita penyakit kronik.

Load More