TANTRUM - Panleukopenia adalah virus yang menyerang kucing dan sangat mematikan, terutama pada kucing yang belum divaksinasi.
Bahkan, kucing berusia di bawah setahun bisa mati mendadak jika terpapar panleukopenia. Untuk induk kucing yang sedang hamil, virus ini dapat membahayakan janinnya.
Dokter hewan Elfan Darmawan mengatakan penularan panleukopenia bisa terjadi secara langsung dan tidak langsung melalui sekresi kucing pengidap penyakit ini.
“Secara langsung, misalnya, berhubungan dengan air liur, feses, atau kadang yang menderita pilek dari panleukopenia akan mudah,” jelasnya dicuplik dari Kompas.com, Senin, 12 September 2022.
Kondisi ini dapat terjadi ketika kucing saling cium atau menjilat. Air liur dari kucing pengidap panleukopenia dapat menempel pada tubuh kucing sehat dan menyebabkannya sakit.
Menurut Elfan, panleukopenia juga bisa menyerang kucing rumahan yang tidak pernah keluar rumah karena pemiliknya masih keluar rumah. Artinya, penularan terjadi secara tidak langsung.
"Pemilik keluar-masuk rumah dan dari sepatunya atau bajunya bisa berhubungan dengan sekresi kucing pengidap panleukopenia. (Misalnya) melewati daerah kucing dengan panleukopenia dan menginjak atau terkena (kotorannya). Mereka membawa virus (ke rumah),” tuturnya.
Cara pencegahannya sendiri cukup mudah dan terbagi menjadi dua, yaitu pencegahan internal dan eksternal.
Pencegahan internal bisa dilakukan, dari vaksinasi yang sesuai jadwal serta memberikan vitamin, makanan, dan obat yang telah direkomendasikan dokter hewan.
Baca Juga: Pemerintah Akui Terjadi Kebocoran Data Tapi Bukan Rahasia Negara
Sementara pencegahan eksternal dengan menjaga lingkungan hidup kucing peliharaan tetap bersih dan mengisolasinya di area terpisah.
Nah, untuk kunjungan ke dokter hewan sendiri, tidak semua orang bisa langsung melakukannya. Mungkin, ada yang lokasinya cukup jauh dari klinik atau klinik trngah tutup.
Lantas, bagaimana penanganan awal panleukopenia pada kucing yang bisa dilakukan sembari menunggu jadwal kunjungan ke dokter?
Elfan kembali menegaskan, panleukopenia adalah jenis penyakit yang tingkat kematiannya sangat tinggi di kalangan kucing yang mengidapnya.
“Langkah penanganan pertama dengan disuapi makanan dan cairan untuk mencegah dehidrasi. Itu paling penting untuk menunggu sampai bisa ke dokter hewan,” katanya.
Pastikan makanan yang diberikan adalah makanan khusus kucing, terutama yang sesuai usianya agar mudah dicerna sahabat bulu.
Tag
- # kucing
- # dokter hewan
- # kucing peliharaan
- # panleukopenia
- # panleukopenia pada kucing
- # virus
- # cara mencegah panleukopenia
- # gejala panleukopenia
- # panleukopenia kucing
- # penyakit panleukopenia
- # kucing terkena panleukopenia
- # penanganan kucing panleukopenia
- # obat kucing
- # vitamin kucing
- # makanan kucing
- # berita kucing
Berita Terkait
-
Menyeramkan! Imuwan Temukan Virus Raksasa di Danau Arktik
-
Pencabutan Aturan Masker Belum Bisa Dilakukan, IDI Menjelaskannya Secara Gamblang
-
Drama Korea Once Upon a Small Town, Kisah Dokter Hewan Yang Hadir Setiap Senin dan Selasa di Netflix
-
401.979 Orang Sudah Disuntik Vaksin Covid-19 Dosis ke-4
-
Sederet Nama Kucing Jepang Terpopuler
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
4 Shio yang Menarik Hoki 17 Juli 2026, Hasil dari Usaha Mulai Terlihat
-
Sering Dimintai Keterangan, Korban Kebakaran Ponpes Lombok Tengah Alami Tekanan Psikologis
-
Usai Tuai Kritik, Samsung Klarifikasi Isu Penghapusan Data Samsung Health
-
Dua Petinggi Golkar Riau Berseteru, Pendukung Saling Baku Hantam di DPRD
-
Purwoceng Berstatus Kritis, Bisakah Varietas Unggul Menyelamatkannya?
-
Bos Ford Beri Peringatan Keras Industri Otomotif AS Mustahil Halau Laju Mobil China Seterusnya
-
Sensatia Peroleh Persetujuan Dari Cruelty Free International, Perkuat Komitmen Pada Clean Beauty
-
Gudang Amunisi TNI AD di Madiun Meledak, Satu Prajurit Gugur
-
Sayembara Umrah Menteri PU: Politik Klarifikasi di Tengah Tuduhan Nepotisme
-
Klinik Hewan Keliling DKI Resmi Beroperasi, Warga Bisa Akses Layanan Mulai Rp35 Ribu