TANTRUM - Anak usaha BUMN bidang energi, PT Pertamina, PT Pertamina Patra Niaga memasok produk cairan fluida atau smooth fluid (SF) 04 perdana kepada PT Halliburton Indonesia untuk kebutuhan pengeboran lepas pantai Petronas.
Manajer Penjualan Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat (JBB) Jeffri Affandi mengatakan, pengiriman produk ke Petronas menjadi bukti bahwa produksi Pertamina siap bersaing dengan produk impor.
“Penyaluran perdana produk Smooth Fluid 04 kepada Halliburton ini membuktikan bahwa produk Pertamina dengan segala keunggulannya dapat diandalkan untuk bersaing dengan produk impor dan diharapkan dapat segera diaplikasikan ke seluruh KKKS yang beroperasi di wilayah Indonesia," kata Jeffri dalam keterangannya di Jakarta, Senin, 12 September 2022.
Ia mengatakan, dengan dukungan dari tim PT Kilang Pertamina Indonesia agar kapasitas produksi smooth fluid dapat ditingkatkan, sehingga Pertamina dapat menjamin security of supply dalam melakukan pemasaran produk ke pasar domestik maupun internasional.
PT Sukses Abadi Petrokimia (Sapetro) selaku distributor resmi produk cairan fluida SF 04 optimistis produk-produk petrokimia Pertamina akan semakin baik dan unggul melalui sinergiantara Pertamina Patra Niaga dan Kilang Pertamina Internasional.
"Harga yang lebih kompetitif dan produksi dalam negeri akan menjadi nilai tambah yang membuat Pertamina semakin kuat di Indonesia.” kata Direktur Utama Sapetro Niko Atmaja.
Produk cairan fluida tersebut dihasilkan dari Kilang Cilacap yang diklaim memiliki kualitas yang lebih baik dibandingkan produk import sejenis. Kepercayaan konsumen terhadap produk smooth fluid 04 dapat dilihat dari antusiasme calon konsumen yang segera melakukan pembelian ketika pemasaran produk tersebut.
SF 04 merupakan produk base oil yang dicampur dengan drilling mud dan digunakan oleh perusahaan minyak dan gas bumi atau kontraktor kontrak kerja sama (KKKS) dalam melakukan eksplorasi pengeboran minyak atau gas bumi.
Kelebihan produk SF 04 adalah memiliki tingkat sulfur dan kandungan aromatic yang rendah, sehingga menjadi lebih ramah lingkungan dan efisien.
Baca Juga: Pemerintah Akui Terjadi Kebocoran Data Tapi Bukan Rahasia Negara
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- Harga Beda Tipis: Mending Yamaha Gear Ultima, FreeGo atau X-Ride untuk Rumah Tangga?
Pilihan
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
Terkini
-
33 Tahun Kasus Marsinah Stagnan, Aktivis: Keadilan Tidak Bisa Digantikan Seremoni Gelar Pahlawan!
-
Daftar Harga Kambing Kurban 2026 Terbaru Mulai Rp1 Jutaan, Cek Rekomendasinya di Sini!
-
Serang Balik Maia Estianty, Ahmad Dhani Unggah Bukti Laporan KDRT Palsu
-
Krisis Pengawas, DIY Hanya Miliki 24 Penilik untuk Ribuan PAUD Non-Formal
-
50 Santriwati Dicabuli, Komnas HAM Desak Polisi Jerat Kiai di Pati Pakai UU TPKS
-
Penjualan Hewan Kurban di Sleman Lesu, Pedagang Keluhkan Penurunan Omzet
-
Targetkan 8 Besar Asia, Mathew Baker Optimis Bawa Garuda Muda ke Piala Dunia U-17
-
Jebakan Industri Gula Manis: Saat Bahagia Dijual dalam Gelas Plastik
-
Segmen Kaya Melaju Kencang, Volume Penjualan Kartu Kredit BRI Melonjak 45 Persen
-
Kader PSI Bro Ron Jadi Korban Pemukulan, Ahmad Ali: Siapapun Pelakunya Harus Bertanggung Jawab