/
Selasa, 13 September 2022 | 10:40 WIB
Tren fashion muslim mulai merambah ke Jerman (Youtube DW Indonesia)

TANTRUM - Produk fesyen merek lokal Indonesia, Klamby, berhasil menjadi yang pertama melantai di London Fashion Week 2022.

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan mengungkapkan rasa bangga dan ucapkan selamat serta apresiasi kepada Klamby.

"Suatu hal yang membanggakan bagi Indonesia, Klamby menjadi merek fesyen Indonesia pertama yang berhasil tampil di ajang bergengsi London Fashion Week 2022, salah satu dari 'The Big Four' Fashion Weeks dunia," kata Mendag.

Kementerian Perdagangan mendukung keikutsertaan fesyen muslim Indonesia dalam gelaran London Fashion Week 2022. Dukungan itu diharapkan dapat membuka peluang fesyen muslim Indonesia semakin mendunia.

Mendag menyebut, Indonesia mempunyai kearifan lokal yang beragam dengan potensi pasar fesyen muslim yang sangat besar.

Populasi muslim dunia setara 25 persen total populasi dunia. Pada 2060, jumlah muslim diprediksi meningkat menjadi 30 persen populasi global.

Untuk mendukung fesyen muslim, kata ia Pemerintah telah membuka kerja sama perdagangan dengan negara-negara di kawasan Timur Tengah, Afrika, dan Asia Tengah yang mayoritas penduduknya muslim. Termasuk untuk produk selain fesyen seperti perhiasan, baik emas maupun perak.

"Indonesia memiliki kekayaan keberagaman budaya sehingga memperbesar peluang ekspor fesyen muslim. Oleh karena itu, diharapkan kerja sama semua pihak agar Indonesia dapat menjadi kiblat fesyen muslim di dunia," imbuh Mendag.

Founder & Creative Director Klamby Nadine Gaus mengungkapkan, keberhasilan Klamby merupakan bagian dari kesuksesan besar bagi industri fesyen Indonesia.

Baca Juga: Bukan Anarko atau Massa Aksi 1209, 5 Terduga Provokator Demo Ricuh Protes Harga BBM Ditangkap

"Kami terima kasih atas dukungan dari berbagai pemangku kepentingan sehingga dapat berpartisipasi dalam ajang peragaan busana internasional di London Fashion Week 2022," katanya.

Load More