TANTRUM - Para pengikut kultus kiamat di Venezuela menghilang dan tengah menjadi pencarian, termasuk anak-anak.
Jika sebelumnya ada perkumpulan warga yang menunggu kiamat datang, kini juga muncul pemujaan serupa terkait kiamat.
Demi terlindungi dari hari akhir, tentunya setiap individu memiliki caranya sendiri. Ada yang rajin beribadah dan melakukan kebaikan, tetapi ada juga yang terperosok dengan mengikuti sebuah kultus.
Diberitakan MailOnline, dicuplik dari Tribun News, Jumat, 16 September 2022, sebanyak 20 orang termasuk lima anak-anak, dilaporkan hilang di Venezuela setelah mengikuti kegiatan kelompok spiritual.
Disebutkan, kelompok itu dipimpin oleh seorang wanita yang mengaku mendapat 'wahyu' bahwa dunia akan berakhir.
Diketahui, pemimpin wanita itu bernama Rosa Garcia dan berusia 57 tahun, dikutip dari Kosmo, Jumat (16/9/2022).
Dikatakan, ia telah membujuk 40 warga di kota La Gita, negara bagian Tachira untuk bergabung dengan kelompoknya.
Kemudian, kelompok itu mengadakan kegiatan spiritual di Taman Nasional Juan Pablo Penaloza pada 22 Agustus, menurut lapora La Nacion.
Dia juga diduga memberi tahu anggota kelompoknya bahwa mereka akan mengadakan pertemuan spiritual dengan 'Tuhan' di area taman nasional yang dirahasiakan.
Baca Juga: Koh Akiat, Kisah Juara Dunia Layangan dari Bandung
Seharusnya, para anggota diharapkan kembali pada Kamis 2 pekan lalu. Tetapi, semua anggota malah dilaporkan hilang setelah tidak kembali ke rumah masing-masing.
Menurut La Nacion, sejumlah orang mengundurkan diri dari kelompok tersebut setelah Garcia mulai bertingkah aneh.
Mantan pengikutnya mengatakan kalau mereka diperintahkan untuk membuang ponsel mereka.
Dalam pengumuman pihak berwenang Venezuela, disebutkan bahwa sembilan orang yang hilang berasal dari keluarga yang sama. Sementara, kelompok itu diketahui bepergian menggunakan dua kendaraan.
Walikota La Grita, Juan Carlos Escalante, mengatakan 160 tim SAR dan beberapa lembaga penegak hukum terus mencari mereka yang hilang.
Beberapa drone dan anjing pelacak juga dikerahkan untuk memperluas area pencarian. Senin pekan lalu, pihak berwenang menemukan area pertanian yang terbengkalai.
Tag
Berita Terkait
-
Sampai Ada yang Mualaf! Viral Ustadz Dakwah di Game Mobile Legend
-
Sebar Adegan Dewasa di Akun Lain, Keterlaluan Polah Cewek Pemeran Video Wikwik Memakai Baju Adat Bali
-
Lesti Kejora, Idola Baru Jeje Slebew
-
Indonesia Resmi Pakai Vaksin Dengue Qdenga, BPOM Telah Terbitkan Izin Penggunaan
-
Kiamat Pasti Terjadi, Simak 5 Tanda Pemicunya
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- 5 Sunscreen Wardah Terlaris di Shopee Mulai Rp30 Ribuan, Ini Kandungan dan Manfaatnya
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Giring Ganesha Bertemu Personel Nidji, Seruan untuk Reuni Menyeruak
-
Fundamental Kokoh, PSGO Imbangi Pertumbuhan Usaha dan Pembagian Dividen
-
Menkeu Purbaya Tunda Insentif Kendaraan Listrik, Calon Pembeli Dipaksa Sabar Sebulan
-
Heboh Anak Bupati dan Selebgram Pekanbaru Pesta Narkoba, 13 Orang Positif Narkotika
-
Ngopi di Tarkam Ledokombo: Ketika Tawa, Asap Kopi, dan Jalan Raya Menjadi Satu Cerita
-
Nobody Loves Kay Tampilkan Konflik Keluarga dan Sahabat, Angkat Kisah Sukses Pro Player Kairi Onic
-
Minta Jokowi Jadi Saksi Proyek Satelit Kemhan, Tim Hukum Leonardi Sambangi Rumah di Solo
-
Krisis Ekonomi Ubah Tradisi Idul Adha di Negara Ini, Harga Kurban Gila-Gilaan
-
Niat Baik Berujung Petaka! Melerai Cekcok Sopir Taksi, Pemuda di Kemayoran Malah Dikeroyok Pemabuk
-
AS Serang Iran Saat Negosiasi Damai Berjalan, Timur Tengah di Ambang Ledakan