TANTRUM - Pesta Halloween di kawasan Itaewon, Korea Selatan, pada Sabtu (29/10) malam waktu setempat di kawasan wisata yang sangat terkenal tersebut membuat 149 orang telah dinyatakan tewas.
Selain itu, 76 terluka Di mana, 19 orang mengalami luka serius. Dalam tragedi itu, 15 orang asing terluka dalam kecelakaan itu dan 2 orang sudah dinyatakan meninggal.
Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Seoul mengatakan bahwa tidak ada warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban dalam peristiwa perayaan Halloween di Itaewon, Korea Selatan.
"Hingga pagi ini, informasi dari kepolisian menyebutkan bahwa belum diketahui adanya WNI yang menjadi korban," demikian keterangan tertulis KBRI Seoul yang diterima di Jakarta, Minggu (30/10).
KBRI Seoul sedang berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk menggali informasi tentang kemungkinan adanya WNI yang menjadi korban.
Badan pemadam kebakaran menegaskan, jumlah kematian dapat meningkat lebih lanjut sebagaimana 19 orang lainnya menderita luka serius.
Saksi mata mengatakan bahwa insiden mematikan itu terjadi di sebuah bukit dekat Hotel Hamilton Itaewon saat orang-orang jatuh dari atas jalanan berbukit, menyebabkan salingg injak pada sekitar pukul 22.20 hari Sabtu (29/10).
Paramedis dilaporkan melakukan resusitasi jantung paru (RJP) terhadap para korban di lokasi kecelakaan. Sebanyak 142 mobil pemadam kebakaran dan kendaraan penyelamat lainnya telah dikerahkan untuk menangani kecelakaan tragis itu.
Presiden Yoon Suk Yeol mengadakan pertemuan darurat pada Minggu (30/10) pagi di Pusat Manajemen Krisis Kantor Kepresidenan. Perdana Menteri Han Duck-soo, Menteri Dalam Negeri Lee Sang-min, Kepala Polisi Metropolitan Seoul Kim Gwang-ho dan pejabat lainnya hadir melalui tautan video.
Baca Juga: Hormati Tragedi di Itaewon, Program Inkigayo Batal Tayang Hari Ini
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Disidang Hari Ini, Peran Gus Yaqut di Korupsi Haji Bakal Dibongkar Jaksa KPK
-
Bea Cukai Kalbagbar Gagalkan Penyelundupan 2,7 Juta Rokok Ilegal
-
Rembulan Tenggelam di Wajahmu: Perjalanan Menemukan Makna TakdirdanKehidupan
-
5 Zodiak yang Paling Setia dan Cocok Dijadikan Pasangan Seumur Hidup, Kamu Termasuk?
-
Harga Emas Meroket! Perak Ikut Melesat Tajam di Tengah Badai Pasar Global
-
Pemerintah Siapkan Tiga Skema Pembayaran PPPK di Daerah, Pastikan Tak Ada yang Dirumahkan
-
7 Cara Membersihkan Rice Cooker yang Benar agar Tidak Bau dan Tetap Awet
-
Saat AI Jadi Senjata Baru Gaming, Palit RTX 5060 Ti Bawa GDDR7 hingga 16GB
-
Drama Utang Rp300 Juta di Sampang: Hayat yang Disekap dan Dianiaya Tetangga Sendiri
-
Mulai Ada di Toko Optik, Mengenal Cara Kerja Skrining Retina untuk Deteksi 8 Penyakit Kronis