"Ada daya saing melalui layanan informasi yang menjadi kebutuhan di masyarakat. Dengan sistem resep elektronil, semua bisa lebih terkontrol dan menghindari human error," katanya.
Ia berharap, dengan melibatkan teknologi, para tenaga kesehatan termasuk apoteker bisa terkoneksi sebanyak apapun dengan sarana kesehatan se-Indonesia.
Menurut data yang disampaikan Satrio, rata-rata obat yang ada di apotek itu 1.500-2000 item. Padahal, faktanya jumlah obat yang beredar di seluruh apotek se-Indonesia bisa puluhan ribu.
Sehingga perlu adanya kolaborasi antar sarana kesehatan untuk mempermudah pelayanan kesehatan masyarakat.
"Akan sangat sulit saru sarana kesehatan bisa membawa puluhan ribu obat, sehingga kita harus mengonsolidasikan semuanya," ujarnya.
Ia juga berkomitmen, meski telah melakukan penyedia layanan kesehatan berbasis teknologi, tapi tetap harus mendengar kebutuhan pengguna untuk semakin memberikan kemudahan pada masyarakat.
Tag
Berita Terkait
-
149 Tewas dan 78 Orang Luka di Pesta Haloween Itaewon
-
Hindari Pertengkaran! Ridwan Kamil Ajak Mahasiswa dan Pelajar Perkuat Persatuan
-
Predikat Terpopuler di Media Digital, Ridwan Kamil dan Pemda Provinsi Jabar Raih AHI 2022
-
Pembangunan Kota Surakarta Dipuji Gubernur Ridwan Kamil
-
Nasib Jordi Alba dan Gerard Pique Ditentukan Januari 2023? Dikabarkan Barcelona Bakal Melepasnya
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Transformasi Gerai Donat: Menu Makin Variatif dan Punya Teknologi Self-Ordering
-
ILUNI UI Soroti Risiko Hukum di Balik Transformasi BUMN: Era Baru, Tantangan Baru
-
Belanja Hemat April 2026: 17 Produk Indomaret Diskon Besar, Ada yang di Bawah Rp10 Ribu
-
Dari Elit BUMN ke Viral di Tikungan Maut, Siapa 3 Komisaris Pusri? Ada Arteria Dahlan
-
Laga Hidup Mati di GOR Jatidiri: Siapa yang Akan Melaju ke Puncak Proliga 2026?
-
Bogor Diguyur Hujan Lebat, Bendung Katulampa Masih Aman di Level Siaga 4
-
Sebut Uang yang Disita Tabungan Arisan Istri, Ono Surono Buka Suara Soal Kasus Suap Bekasi
-
H-7 Keberangkatan, Pemerintah: Persiapan Haji 2026 Hampir Rampung 100 Persen
-
Dari Layar Kaca ke Lapangan: Ambisi Eberechi Eze Wujudkan Mimpi Liga Champions di Arsenal
-
Kasus Pelecehan Seksual FH UI: Bukti Dunia Pendidikan Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja?