TANTRUM - Tidak semua orang yang menyusui mengalami infeksi pada payudara, tetapi infeksi dapat terjadi ketika bakteri dari mulut bayi masuk dan menginfeksi payudara.
Hal ini juga dikenal sebagai mastitis laktasi. Mastitis juga terjadi pada wanita yang tidak menyusui tetapi hal ini jarang terjadi.
Meski memberikan ASI eksklusif dinilai sangat baik karena memiliki segudang manfaat, nyatanya ada beberapa gangguan yang mungkin muncul dalam memberikan ASI eksklusif secara langsung.
Kata dr. Vina Setiawan di laman Honest Docs, dikutip Senin, 31 Oktober 2022, infeksi payudara dapat mempengaruhi jaringan lemak di payudara, menyebabkan pembengkakan, benjolan, dan rasa sakit.
Meskipun sebagian besar infeksi disebabkan oleh ASI atau saluran susu yang tersumbat, persentase kecil dari infeksi payudara dikaitkan dengan jenis kanker payudara yang langka.
Sebagian besar penyebab infeksi payudara adalah bakteri Staphylococcus aureus, penyebab paling umum kedua yang dikenal sebagai infeksi Streptococcus agalactiae.
Bagi ibu menyusui, kelenjar-kelenjar penghasil susu dapat tersumbat sehingga menyebabkan aliran susu kembali dan terjadi infeksi pada jaringan payudara. Puting payudara yang pecah juga meningkatkan risiko terjadinya infeksi payudara.
Bakteri dari mulut bayi juga dapat masuk dan menyebabkan infeksi pada payudara. Bakteri yang biasanya menyebabkan infeksi juga biasanya ditemukan pada kulit, bahkan ketika tidak ada infeksi yang terjadi.
Baca Juga: Hampir Separuh Daerah Jawa Barat Berpotensi Turun Hujan
Jika bakteri masuk ke jaringan payudara, maka bakteri dapat berkembang biak dengan cepat dan menyebabkan gejala yang menyakitkan.
Ibu menyusui dapat terus menyusui bahkan ketika mengalami infeksi mastitis karena bakteri tersebut tidak berbahaya bagi bayi Anda.
Kondisi ini biasanya terjadi pada beberapa minggu pertama menyusui, tetapi juga dapat terjadi di kemudian hari.
Mastitis non-laktasi atau infeksi yang terjadi pada wanita tidak menyusui dapat juga terjadi pada wanita dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah, termasuk wanita yang menjalani operasi pengangkatan jaringan payudara dengan terapi radiasi dan wanita dengan risiko menderita diabetes.
Beberapa gejala mirip infeksi adalah tanda kanker payudara, tetapi hal ini sangat jarang terjadi. Jika Anda curiga mengalami hal tersebut, segera periksakan diri Anda ke dokter spesialis.
Subareolar abscesses adalah suatu kondisi di mana kelenjar di bawah puting menjadi terhambat dan infeksi berkembang di bawah kulit.
Tag
Berita Terkait
-
Tetap Prima saat Beraktivitas, Panjatkan Doa agar Tidak Mudah Mengantuk
-
Apa Itu Heat Stroke? Ketahui Lebih Dalam agar Terhindar
-
Kasus Henti Jantung Mendadak, Simak Penjelasan Medis Ini
-
Nyawa Orang Taruhannya! Jangan Asal Lakukan CPR, Begini Caranya
-
Kenali Tanda, Penyebab, Gejalanya! Cara Mengobati Stroke
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Derbi Mataram PSIM vs Persis Tanpa Pemenang, Milo Puas Laskar Sambernyawa Curi Poin
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'