TANTRUM - Badan Usaha Milik Negara (BUMN) PT PLN (Persero) menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Siemens Energy dalam rangka mengakselerasi transisi energi di Indonesia.
Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengataka, kedua belah pihak akan bekerja sama dalam menyukseskan transisi energi di Indonesia, termasuk di dalamnya studi kelayakan awal untuk menyertakan anak perusahaan dan perusahaan afiliasi masing-masing.
"Kami mengapresiasi Siemens Energy selaku perusahaan global yang akan membawa teknologi terbarunya dalam program energi hijau dan dekarbonisasi ini. Kolaborasi ini searah dengan komitmen Pemerintah Indonesia untuk mereduksi emisi karbon sekaligus menyokong pertumbuhan ekonomi," ucap Darmawan .
Nota kesepahaman itu dilakukan di sela pameran teknologi terbesar dunia Hannover Messe 2023 di Jerman, Senin (17/4).
Direktur Perencanaan dan Pengembangan Bisnis PLN Hartanto Wibowo menyampaikan melalui kerja sama itu akan ada peningkatan kapasitas pegawai di PLN untuk mengembangkan teknologi energi berkelanjutan. Hal itu merupakan langkah penting PLN dalam rangka mengurangi ketergantungan akan energi fosil.
"Di tengah cepatnya peningkatan demand energi dewasa ini, pengembangan teknologi berkelanjutan adalah langkah besar yang diambil PLN untuk meningkatkan ketahanan energi domestik," kata Hartanto.
Ia menjelaskan, setelah peluncuran Energy Transition Mechanism (ETM) di KTT G20, Pemerintah Indonesia melakukan berbagai upaya pengembangan sektor energi yang adil dan terjangkau bagi masyarakat. Tujuannya ialah mencapai target net zero emission (NZE) pada 2060.
Hartanto mengharapkan, dengan dukungan dan kolaborasi Siemens Energy yang merupakan perusahaan teknologi terdepan di kancah global, implementasi teknologi berkelanjutan bisa segera terwujud di Indonesia.
"Semoga kolaborasi ini berjalan lancar dan memberikan keuntungan untuk semua pihak. Hal ini juga menjadi cerminan bahwa kita bersama-sama untuk maju demi menciptakan masa depan yang lebih baik," ujarnya.
Baca Juga: GGN Jatim Wujudkan Ketahanan Pangan dan Perkuat Ekonomi Masyarakat Pondok Pesantren Dengan Pisang
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- 5 Bedak Padat Mengandung SPF, Praktis untuk Touch Up Sekaligus Lindungi Kulit dari Matahari
- Mathew Baker Masih Dianggap Milik Australia meski Dipanggil Timnas Indonesia Senior
- Sinyal Penggulingan '98 Jilid 2' Menguat, Cuma PDIP dan Habib Rizieq yang Bisa Selamatkan Prabowo?
Pilihan
-
Kecelakaan di Tol Pekanbaru-Dumai, 3 Penumpang Ambulans Tewas Seketika
-
Perang Baru! Iran Hujani Israel dengan Rudal
-
Rupiah Tak Kunjung Kuat, Kinerja Perry dan Purbaya Jadi Sorotan
-
Investor Terus Timbun Dolar, Rupiah Keok ke Rp18.126
-
Purbaya Tegaskan Masih Jabat Menkeu dan Tidak Ada Pembahasan Reshuffle, Ini Buktinya
Terkini
-
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Mulai Digelar di Pekanbaru
-
Ayu Puspita Divonis 1,5 Tahun Penjara, Ini Fakta Kasus WO yang Rugikan Korban Rp18,44 Miliar
-
Diberi Ultimatum 18 Hari oleh Mahasiswa Soal Rupiah, Mensesneg: Kami Terima Aspirasinya, Tapi...
-
AS Balik Kanan? Iran Serang Israel, Trump Desak Benjamin Netanyahu Legowo
-
Purbaya Pamer Setoran Pajak Sektor Industri Tumbuh Tinggi, Perdagangan Naik 52,4%
-
Tak Jadi di Minerba, Bahlil Bilang Skema Bagi Hasil Hanya Sektor Migas
-
Calon Pemain Baru Manchester United Gantikan Wesley Franca di Piala Dunia 2026
-
Dalam Ruangan Butuh Sunscreen SPF Berapa? Ini Angka yang Direkomendasikan
-
Cara Cepat Menghafal Perkalian Buat Anak SD, Belajar Matematika Jadi Lebih Menyenangkan
-
4 Skin Tint Mengandung SPF, Lengkap dengan Harga dan Review Pengguna