Raffi Ahmad baru saja mencetak prestasi membanggakan di luar negeri. Yang mana, suami Nagita Slavina itu berhasil finish lari maraton 42 Km di New York, Amerika Serikat.
Sayangnya, prestasi membanggakan yang diraih oleh Raffi Ahmad mengundang komentar nyinyir dari sejumlah pihak. Hal itu menyulut emosi Sensen selaku asisten Raffi Ahmad.
Salah satu nyinyiran datang dari akun Instagram centang biru bernama wahyumultazam. Lewat Instagram Story, akun tersebut meragukan pencapaian Raffi Ahmad.
Bukan tanpa alasan, si empunya akun wahyumultazam ragu lantaran menilai ada hal-hal yang dinilai janggal. Salah satunya adalah Raffi Ahmad yang tidak berkeringat saat selesai di garis finish.
"Mantap ini. Enggak kelihatan atiha dan ikut race lari, tiba-tiba FM (finish). Finish enggak keringetan lagi," tulis akun wahyumultazam, dikutip pada Kamis (9/11/2023).
Menanggapi nyinyiran ini, Sensen membuat postingan Instagram Story. Salah satu karyawan terlama Raffi Ahmad itu membeberkan sejumlah fakta tentang perjuangan bosnya demi ikut event lari ini.
"Cobain deh lalri di udara yang dingin bro @/wahyumultazam. Main lo kurang jauh. Soal latihan l bahas. Boleh tes deh ya. Anteng-anteng bro," kata Sensen dalam unggahan Instagram Story miliknya.
Sensen juga mengingatkan pemilik akun wahyumultazam untuk tak sembarang menyenggol bosnya jika memang tidak ingin disinggung balik. Dia pun menutup postingannya dengan kalimat menohok.
"Jangan mau nyenggol kalau enggak mau disenggol. Boleh punya jiwa yang kuat. Tapi mental kamu belum tentu kuat sampai 42 km. Jangan cuma komentar. Coba dong lo take kayak gue," pungkasnya.
Raffi Ahmad sendiri diketahui sudah melakukan berbagai latihan untuk persiapan sebelum lari maraton 42 km di Amerika. Bahkan setibanya di sana, Raffi tetap rutin lari pagi demi menjaga staminanya.
Menilik dari vlog YouTube Rans Entertainment, Raffi Ahmad berhasil menyelesaikan lari maraton 42 km dalam waktu sekitar 6 jam. Raffi mengikuti event lari ini bersama beberapa karyawannya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
Pilihan
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
Terkini
-
Kondisi Kesehatan Menurun, Terdakwa Korupsi Alex Noerdin Jalani Perawatan Intensif
-
Lasarus: DPR Dukung Mendes Tutup Alfamart dan Indomaret Adalah Hoax dan Tendensius
-
Band Legendaris Vicious Rumors Pecat Drummer, Gara-Gara Sering Repost Meme
-
Lille Menang, Calvin Verdonk Justru Bongkar Masalah Timnya
-
Polres Bogor Resmi Tahan Majikan ASN BPK Pelaku KDRT ART di Gunung Putri
-
Propam PMJ Datangi SPBU Cipinang, Usut Oknum Aparat Diduga Aniaya Pegawai Hingga Gigi Copot
-
Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel, Solusi Keuangan Terencana dengan Peluang Raih Toyota Rush
-
Main di Posisi Baru, Dion Markx Tetap Percaya Diri Saat Debut Bersama Persib Bandung
-
Bos Agrinas Patuhi Saran Dasco, Sepakat Tunda Impor Pikap India
-
CEK FAKTA: Viral Bantuan Dana untuk Masyarakat Non Muslim 2026 hingga Rp 2 Miliar, Benarkah?