Dalam kasus mematikan di Kanjuruhan, Kapolda Jawa Timur dianggap sebagai satu di antara sosok yang harus ikut bertanggung jawab.
Nico Afinta disebut-sebut diduga lalai dalam memberikan arahan pada anak buahnya saat terjadi tragedi berdarah di Stadion Kanjuruhan.
Sangat jelas, jika melihat pada adanya tindakan aparat menembakkan gas air mata, adalah bukti kesalahan atas minimnya pengawasan.
Tegas-tegas FIFA telah melarang keras penggunaan senjata gas air mata di dalam sebuah pertandingan sepakbola.
Melihat adanya peristiwa penembakan gas air mata, disikapi Peneliti Institute for Security and Strategis Studies (ISESS), Bambang Rukminto, dengan ungkapan Nico Afinta harus bertanggung jawab.
Bambang mendesak Kapolri agar mencopot dua tokoh penting di tubuh Kepolisian Daerah Jawa Timur sebagai konsekuensi lantaran diduga salah dalam melakukan penanganan.
Mereka yang harus dicopot kata Bambang adalah Kapolres Malang, AKBP Ferli Hidayat, dan Nico Afinta.
Jika aparat kepolisian dan panitia bisa bertindak presisi dan matang dalam memperhitungkan berbagai kemungkinan, maka kata Bambang peristiwa mematikan di Kanjuruhan tidak akan terjadi.
"Tragedi itu menunjukkan polisi tidak bisa melakukan prediksi dan pencegahan bila terjadi kerusuhan di dalam stadion, sehingga berjatuhan korban akibat desak-desakan di pintu yang sempit karena kepanikan suporter," ungkap Bambang seperti dikutip dari Tvone, Minggu (2/10/2022).
Baca Juga: Tes Psikologi: Wajah atau Burung? Ungkap Jati Diri Anda Melalui Gambar Ini
Bambang sangat menyayangkan ketika melihat sikap Kapolda Jawa Timur yang tidak memperlihatkan rasa kemanusiaan terhadap korban jiwa di Kanjuruhan.
Dia menilai, Nico Afinta seperti menyudutkan suporter tanpa melihat adanya keterlibatan aparat dalam pengamanan.
"Pernyataannya (Nico Afinta ) tadi, menunjukkan Kapolda Jawa Timur tidak memiliki empati pada korban sehingga menyalahkan suporter. Kapolri harus copot beliau (Kapolda Jatim)," tegas Bambang.
Berita Terkait
-
Bos MU Minta Pengurus PSSI Jangan Banyak Alasan, Segera Mundur Serahkan ke Menpora Dampak Ratusan Suporter Meninggal dalam Tragedi Kanjuruhan
-
3 Ribuan Suporter Merangsek ke Lapangan, Mengapa Banyak yang Meninggal di Pintu Keluar Tribun?
-
Kekuatan Ferdy Sambo Dilumpuhkan, Kapolri Segera Pamerkan 5 Tersangka Pembunuh Brigadir J
-
Putri Candrawathi Akhirnya Ditahan Setelah Ferdy Sambo 'Disikat' Orang Paling Berpengaruh
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Derbi Mataram PSIM vs Persis Tanpa Pemenang, Milo Puas Laskar Sambernyawa Curi Poin
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'