/
Minggu, 09 Oktober 2022 | 19:58 WIB
Kolase foto dokumen mendiang Brigadir J bersama istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi. Ada dugaan Putri Candrawathi istri Ferdy Sambo menguasai dua senjata Brigadir J. (Dok polri)

SuaraTasikmalaya.id - Dugaan persekongkolan untuk menghabisi Brigadir J diduga sudah dilakukan sejak di Magelang.

Dari sana soal kebenaran adanya pelecehan seksual yang dituduhkan pada Brigadir J semakin tidak jelas.

Meski begitu, Ferdy Sambo masih bersikeras jika apa yang terjadi adalah dipicu atas dugaan pelecehan Brigadir J pada sang istri, Putri Candrawathi.

Ferdy Sambo mengatakan pada publik jika sang istri, Putri Candrawathi tidak bersalah dalam dugaan pembunuhan berencana terhadap Brigadir J.

Dikatakan Ferdy Sambo, jika istrinya tidak tahu menahu atas pembunuhan Brigadir J di rumah dinas Kadiv Propam Polri pada Jumat (8/7/2022).

Akan tetapi apa yang dikatakan Ferdy Sambo ini kemungkinan akan terbantah jika bukti kuat yang diungkap aktivis perempuan Irma Hutabarat diungkap di pengadilan.

Irma Hutabarat mengatakan jika dirinya melihat ada bukti kuat soal isi chat Brigadir J pada Putri Candrawathi.

Isi chat Brigadir J dengan Putri Candrawathi diketahui beberapa jam sebelum terjadi pembantaian di Duren Tiga.

Apa yang dilakukan Brigadir J pada Putri Candrawathi ini dinilai janggal tak lazim.

Baca Juga: Tes IQ: Uji Kejeniusan Anda dengan Menemukan 5 Kejanggalan pada Gambar Ini

Namun, lebih tidak lazim lagi apa yang diduga dilakukan istri Ferdy Sambo dengan menguasai dua senjata milik Brigadir J.

Jika benar istri Ferdy Sambo menguasai dua senjata Brigadir J dengan cara mengambil paksa atau tanpa sepengathuan, artinya dampak mengerikan bisa terjadi.

Bukan itu saja, apa yang dilakukan istri Ferdy Sambo sangat berani jika benar melakukan penguasaan pada dua senjata milik Brigadir J.

Aktivis perempuan, Irma Hutabarat mengungkap jika ada yang janggal ketika dua senjata Brigadir J tidak dalam penguasaannya.

Dari sana menjadi jawaban mengapa Brigadir J tidak bisa bela diri menggunakan senjatanya ketika akan dieksekusi Bharada E atas perintah Ferdy Sambo.

Beberapa jam sebelum Brigadir J dihabisi ternyata dua senjata miliknya diduga ada dalam penguasaan istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi.

Load More