SuaraTasikmalaya.id - Tidak banyak yang mengetahui tentang sejarah trofi Piala Dunia yang diperebutkan oleh semua negara.
Bukan hanya bentuk trofi Piala Dunia yang unik dan ikonik, sejarahnya pun penuh makna.
Terdapat 4 fakta menarik tentang trofi Piala Dunia yang jarang diketahui.
1. Trofi pertama di Piala Dunia ialah piala emas yang pertama kali digelar pada 1930.
Pada 1930 Piala Dunia diberi nama Victory namun seiring waktu diubah menjadi Jules Rimet sebagai tanda penghormatan kepada Presiden FIFA ketiga yang juga bernama Jules Rimet 1930-1970
Trofi yang sekarang digunakan berbeda dengan versi Jules Rimet tapi dari FIFA yang mulai digunakan pada 1974 hingga sekarang.
2. Bahan dan bentuk Trofi
Kedua versi trofi Piala Dunia Terbuat dari sterling silver dan berlapis emas.
Alasnya menggunakan lapos Lazuli.
Baca Juga: Denise Chariesta Sewot Ayu Dewi Pamer Foto Mesra Bareng Regi Datau, Masih Cemburu?
Pada 1930-1970 piala Jules Rimet berbentuk cawan.
Pada 1974 - saat ini piala FIFA berbentuk bola dunia yang ditopang.
3. Bukan Trofi asli Pertama dan yang diberikan ke negara pemenang hanya tiruan.
Trofi pertama Piala Dunia versi Jules Rimet dinyatakan telah hilang saat berada di Rio de Janiero akibat dirampok dan tidak pernah ditemukan.
Trofi versi FIFA yang asli juga dibuat dari emas, namun yang diberikan kepada negara pemenang merupakan tiruan.
4. Ruang Menulis Nama Pemenang Habis
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
Importir Sepakat Jaga Harga Kedelai Rp11.500/Kg untuk Pengrajin Tahu Tempe
-
Ajudan Gubernur Riau Nonaktif Abdul Wahid Gugat KPK Rp11 Miliar
-
Siswa di Siak Meninggal saat Praktik Sains, Polisi Selidiki Bubuk Hitam-Potongan Besi
-
3 Dekade Berkarya, ADA Band Rilis 'Selalu Ada': Refleksi tentang Kehadiran dan Perpisahan
-
Internet Ngebut di Palembang, Jaringan 5G Telkomsel Makin Luas dan Ini Dampaknya bagi Pengguna
-
Santai Jelang Lawan Persija Jakarta, Bernardo Tavares: Tekanan Menang di Mereka!
-
KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Sunu Diamankan
-
Anggota DPR Soroti Tragedi Siswa SMP di Siak Meninggal saat Praktik: Saya Tak Habis Pikir
-
HUT ke-45 PTBA Lebih Bermakna, Aksi Donor Darah Libatkan Banyak Pihak
-
2 Gitaris Baru Seringai Belum Personel Tetap, Masih Penjajakan Temukan Chemistry