SuaraTasikmalaya.id - Perseteruan antara Dewi Perssik dan hatersnya yang bernama Winarsih kian memanas.
Pasca ditemukannya identitas sang haters, akhirnya Winarsih menyerahkan diri dan mendatangi Polres Metro Jakarta Selatan untuk bermediasi.
Raut beringasnya saat mencaci-maki Dewi Perssik habis-habisan, kini Winarsih hanya bisa tertunduk dan berurai air mata.
Namun, Dewi Perssik tetap saja tak bergeming dengan air mata Winarsih dan masih berniat untuk melanjutkan proses hukum.
Kuasa hukum Dewi Perssik, Sandy Arifin, mengungkapkan fakta mengejutkan tentang pengakuan dari Winarsih.
Saat pertama kali bertemu, Winarsih mengatakan bahwa dirinya merupakan fans dari Dewi Perssik dan mengguminya.
"Saya jelaskan lagi bahwa yang bersangkutan ini bukan adalah pendukung dari salah satu artis, jadi beliau memang dari awal pertemuan sama Mbak Dewi sudah menyampaikan bahwa Kenapa dia melakukan hal itu karena dia mengagumi Mbak Dewi dan ingin bertemu," jelas Sandy Arifin
Sandy Arifin lalu menjelaskan reaksi Dewi Perssik terhadap pengakuan Winarsih ini.
"Tapi kan Mbak Dewi juga menyampaikan, lho kalau emang kalian fans kita, kenapa harus berbuat itu gitu loh, karena efeknya ini ke keluarga dan sampai ke keluarga besar di daerahnya mbak Dewi," sambungnya.
Baca Juga: Pinkan Mambo Bantah Kelakuannya Mirip Denise Chariesta: Ya Simpenan, Tapi Bukan Pacar
Kelanjutan proses hukum Dewi Perssik pada Winarsih
Proses hukum yang dijalani Winarsih tampaknya masih akan terus berjalan meskipun dia sudah minta maaf.
Pasalnya, Dewi Perssik masih menganggap bahwa permintaan maaf yang disampaikan Winarsih dirasa kurang serius.
Hal yang sama disampaikan Sandy Arifin di depan media.
"Itu yang sampai sekarang mungkin dari pihak keluarga mbak Dewi belum bisa memaafkan. Kita tidak tahu hasil keputusan dari pihak keluarga itu seperti apa apakah tetap lanjut atau tetap berdamai kita baru bisa menyampaikan besok," pungkas Sandy Arifin.
Sehingga, saat ini proses hukum Winarsih hanya tinggal menunggu keputusan Dewi Perssik dan keluarga besarnya.(*)
Sumber: YouTube Intens Investigasi
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Terbaik di Bawah Rp1,5 Juta, Performa Awet untuk Jangka Panjang
- Langkah Progresif NTT: Program Baru Berhasil Hentikan Perdagangan Daging Anjing di Kupang
- Promo THR Alfamart Maret 2026: Sirup Marjan dan Biskuit Lebaran Diskon Gila-gilaan, Mulai 6 Ribuan
- 5 Mobil Bekas untuk Jangka Panjang: Awet, Irit, Pajak Ringan, dan Ramah Kantong
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
Pilihan
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
-
Patuhi Perintah Trump, Australia Kasih Suaka ke 5 Pemain Timnas Putri Iran
-
Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
Terkini
-
Bye Kulit Kering! 4 Cleanser Glycerin Bikin Lembap Tahan Lama Selama Puasa
-
BGN Klarifikasi Video Viral Menu MBG di Pamekasan, Sebut Paket Makanan Sebenarnya Lengkap
-
Strategi Marketing Nyeleneh Aldi Taher Jualan Burger, Catut Nama Mahalini hingga Juicy Luicy
-
Bantargebang Belum Pulih, Ini Kapasitas Baru RDF Rorotan yang Siap Olah Ribuan Ton Sampah Tiap Hari
-
Ramadan Connect by Yoursay: Diskusi New Media Jogja soal Niche dan Cuan
-
Purbaya Kembali Sentil Ekonom: Kementerian Keuangan Jago, Ekonomi Cukup Stabil
-
Ruang Kelas Tak Bocor Lagi Usai Direnovasi Pemerintah, Siswa-siswi SDN 26 Paguyaman Nyaman Belajar
-
Populasi Komodo Kian Terancam, Pemerintah Didesak Buat Aturan Baru Perlindungan Habitat
-
31 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 10 Maret 2026: Sikat Diamond, THR, dan SG Gurun
-
Cara Praktis Gabung Foto dan Edit Gambar Online Pakai CapCut