Apalagi Anne Ratna Mustika adalah seorang pimpinan di daerah, dan seharusnya menjadi panutan.
Akan tetapi, yang terjadi saat ini justru apa yang dilakukan Anne jadi tontonan tak bermutu bagi rakyat yang dipimpinnya.
"Kami sangat ingin menjaga rahasia keluarga," kata AA Ojat.
"Kami pasang badan tentang masalah yang menyangkut kehormatan klien kami Dedi Mulyadi," tutur AA Ojat.
Dengan kondisi saat ini, kubu Dedi Mulyadi menuding jika Ambu Anne telah keterlaluan dan dianggap melewati batas.
Melihat adanya hal yang tidak patut dipertontonkan ke publik, membuat Kang Dedi dan pengacaranya tak akan tinggal diam.
"Tapi karena kubu Anne memulainya ke publik, ya kami terpaksa juga akan membuka aib Anne ke publik. Tunggu saja di persidangan," sambungnya.
Pihak Dedi Mulyadi menilai jika apa yang dilakukan Ambu Anne dianggap terlalu berlebihan.
Yang terjadi saat ini kata dia, Anne Ratna Mustika justru menjurus kepada fitnah.
AA Ojat menegaskan, dirinya sebagai pengacara Dedi Mulyadi sudah menjawab semua tuduhan Ambu Anne dalam persidangan.
Seperti yang diketahui, baru-baru ini Ambu Anne memang melayangkan gugatan cerai kepada Dedi Mulyadi dengan alasan seperti adanya KDRT psikis, keuangan yang tidak transparan, termasuk yang terakhir adalah tudingan adanya hutang DBH desa di masa kepemimpinan Dedi Mulyadi.
Adapun Dedi Mulyadi juga tak pernah melewatkan untuk menanggapi semua tudingan itu melalui kanal YouTube atau media sosialnya.
Publik pun banyak yang mendukung Kang Dedi serta tak habis pikir dengan apa yang dilakukan Ambu Anne.
Sebagian besar warganet menganggap bahwa istri Dedi Mulyadi itu hanya mengada-ada alasan.
Bahkan tak sedikit yang menyangkut pautkan gugatan cerai itu dengan kekuasaan yang tengah dimiliki oleh Ambu Anne. (*)
Artikel ini juga tayang di denpasar.suara.com berjudul Ambu Anne Dibilang Keterlaluan Tebar Fitnah, Dedi Mulyadi dan Pengacara Tak Tinggal Diam: Tunggu Saja!
Berita Terkait
-
Tampil Cantik di Hari Anti Korupsi, Anne Ratna Mustika Lupa Ada 3 Kasus Korupsi di Purwakata yang Belum Tuntas
-
5 Dampak "Perang" Anne Ratna Mustika vs Dedi Mulyadi: Sebel ke Kang DM Moto Purwakarta pun Diubah
-
BPK Sampai Turun Tangan, Merinding Saat Anne Ratna Mustika Tampar Dedi Mulyadi, Kang DM Siap Dimiskinkan demi Purwakarta
-
Ingin Move On Dari Ambu Anne, Kang Dedi Goda Gadis Muda asal Cianjur : No WA dan BH-nya Berapa Sih
-
Dedi Mulyadi dan Sule Ngaku Senasib Ditinggal Isteri, Kiyai Jujun Bilang Dua Duda Merana
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Molor Setahun! Proyek SDN Cipete Utara 01 Paksa Orang Tua Korbankan Jam Kerja Demi Anak
-
Misteri 2 Jasad Anonim di Lampung Selatan, Ini Ciri-cirinya
-
Di Mana Tempat Beli Parfum YSL Ori? Ini 5 Toko Tepercaya dan Variannya yang Paling Wangi
-
Dari Penumpang Biasa Jadi Bagian Perubahan: Cerita Kecil Selamatkan Bumi Lewat KRL
-
Proyek 10 Kampus URI: Solusi Cetak Birokrat atau Pemborosan Dana APBN?
-
6 Saham Masuk Rekomendasi di Tengah Penurunan Tensi Perang, Ada Emiten BIPI
-
Penjaga Sekolah di Bintan Peras Uang Jajan Siswa SD Selama 3 Tahun Demi Main Judi Online
-
PSIS Kunci Raffinha, Mahesa Jenar Perkuat Misi Kembali ke Super League
-
Cashlez Kantongi Dana Rp237,2 Miliar dari Rights Issue, Siap Perluas Ekosistem Pembayaran Digital
-
Kobaran Api Kepung Hutan Gunung Jati