SuaraTasikmalaya.id - Manajer Manchester United Erik ten Hag mengatakan ia dan timnya benci jika harus kalah. Itulah jawaban sang pelatih tentang mood di kubu MU jelang pertandingan kontra Real Betis di Old Trafford, Jumat pagi (10/3/23).
Betis kini ada di peringkat 5 La Liga. Mereka bertandang ke Theatre of Dreams untuk leg 1 babak 16 besar Liga Europa.
SCTV kabarnya akan menyiarkan laga ini secara live pukul 03.00 WIB.
Dikutip dari manutd.com (09/03/23), Erik ten Hag melakukan wawancara pra-pertandingan eksklusif dengan media klub. Ia membahas ancaman yang akan ditimbulkan Betis dan menguraikan tekadnya untuk kembali ke jalur kemenangan.
Erik, bagaimana Anda merangkum situasi beberapa hari terakhir di Carrington (pusat latihan MU) setelah hasil hari Minggu?
“(Itu adalah) kekalahan besar dan kami semua kecewa, kami marah. Sekarang kami harus mereset ulang dan bangkit kembali.”
Semua orang mencari reaksi besok malam. Seperti apa reaksi yang tepat untuk Anda?
“Kami butuh kemenangan, tapi kami melawan tim yang sangat bagus. Kami harus siap untuk itu. Kami sadar bahwa saat kami menampilkan permainan terbaik, kami memiliki peluang bagus untuk menang.”
Seberapa penting untuk memperhatikan fakta bahwa satu hasil laga, betapa pun buruknya itu, hanyalah satu pertandingan (anomali) saja? Masih banyak yang harus dimainkan di musim ini.
“Itu jelas benar, tetapi kami harusnya tak boleh kalah 7-0 melawan Liverpool. Kami harus menerimanya, tetapi untuk sisanya Anda benar. Ini satu kekalahan dan kami masih berada di posisi yang benar –jangan lupakan itu. Posisi yang bagus di liga dan masih bermain di tiga (kompetisi) dan kami masih bisa menang banyak. Kami harus mengambil pelajaran dan bergerak maju.”
Ada banyak pengalaman dalam skuad ini, jadi seberapa penting hal itu saat kita ingin kembali meraih kemenangan lagi?
“Kita semua tahu (betapa pentingnya) dan bahkan kami memiliki (banyak) pengalaman dengan banyak pemain yang memenangkan banyak trofi. Kami tahu di setiap musim Anda selalu mengalami kemunduran.
“Kami tahu kami telah memenangkan banyak pertandingan berturut-turut dan memiliki performa yang sangat bagus. Dan kami tahu kekalahan juga merupakan bagian darinya. Tapi Anda tidak ingin kalah; kami benci kalah. Dan sekarang kami harus mengambil pelajaran dan (memulai) sebuah langkah baru.”
Seberapa pentingkah reaksi suporter ke depan saat tim ingin kembali ke jalur yang benar?
“Ini tentang persatuan, tetapi kami mengecewakan mereka pada hari Minggu lalu dan kami tidak menginginkannya. Kami kecewa dengan itu. Kami kecewa pada diri kami sendiri.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Kolaborasi Kampus dan Industri Dinilai Penting untuk Bangun Kota Berkelanjutan
-
Mahasiswa Tersangka Tabrak Lari di Bandung Mengemudi dalam Kondisi Mabuk
-
Kasus Hafalan Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Sound Project Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya
-
Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci
-
Donald Trump Ingin 3 Periode, Bakal Tabrak Konstitusi AS?
-
Tak Ditemukan Tanda Kekerasan, Penyebab Kematian Sutrimo Masih Misteri
-
Bencana Karhutla Bukan Soal Tak Mampu, Masalahnya Ada di Komitmen
-
Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
-
Korban Tolak RJ, Sidang Kasus Pengeroyokan Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Berlanjut
-
Telok Abang Palembang Bukan Sekadar Tradisi Agustus, Kini Jadi Ikon Budaya Kota