SuaraTasikmalaya.id - Pedangdut Lilis Karlina sedang dirundung pilu. Pasalnya sang ada diduga terlibat dalam pengedaran obat terlarang. Hal ini setelah polisi berhasil melakukan penangkapan kepada seorang remaja 15 tahun berinisial RD, setelah berhasil melakukan operasi tangkap tangan dan menyita sebanyak 925 butir obat Hexymer, 740 butir obat tramadol, dan 200 butir obat trihexyphenidyl.
Kejadian ini terjadi di kawasan Ciwareng, Kecamatan Babakancikao, Kabupaten Purwakarta, pada Minggu, (12/3/2023). Menurut informasi dari kepolisian, pelaku membeli barang haram tersebut secara online, dan dijual kembali secara online.
"Pelaku yang masih duduk di kelas 3 SMP ini membeli obat tersebut secara online. Kemudian dia jual kembali secara online dan langsung kepada pembeli," kata Kapolres Purwakarta, AKBP Edwar Zulkarnain dalam keterangannya, dikutip dari suara.com, Senin (13/3/2023).
Anak-anak sering menjadi sasaran empuk untuk dijadikan alat peredaran narkoba oleh para pelaku kejahatan. Oleh karena itu, sebagai orang tua atau warga masyarakat, kita harus memastikan anak-anak terhindar dari bahaya narkoba. Berikut beberapa cara yang dapat dilakukan untuk menghindari anak dari peredaran narkoba.
1. Memberikan Pendidikan dan Informasi yang Cukup
Pendidikan dan informasi tentang bahaya narkoba harus diberikan kepada anak-anak sejak dini. Anak-anak perlu diberikan pemahaman yang cukup tentang bahaya narkoba dan dampak buruknya terhadap kesehatan serta sosial.
2. Mengawasi Aktivitas Anak
Orang tua atau warga masyarakat perlu mengawasi aktivitas anak-anaknya. Pastikan anak-anak melakukan aktivitas yang positif dan berguna seperti berolahraga, belajar, atau mengikuti kegiatan sosial. Hal ini dapat meminimalisir kemungkinan anak terlibat dalam pergaulan yang buruk dan terjerumus dalam peredaran narkoba.
3. Menjalin Komunikasi yang Baik
Baca Juga: Mengenal Lika-liku Kehidupan Malam Manusia dalam Buku "Atas Nama Malam"
Komunikasi yang baik antara orang tua atau wali dengan anak sangat penting dalam menghindari anak-anak terjerumus dalam peredaran narkoba. Orang tua atau wali harus membangun hubungan yang dekat dan saling percaya dengan anak-anaknya sehingga anak-anak dapat merasa nyaman untuk berbicara tentang masalah yang mereka hadapi tanpa takut dihakimi atau dijauhi.
4. Menjauhkan Anak dari Lingkungan yang Berbahaya
Lingkungan tempat anak tinggal dapat mempengaruhi perilaku anak. Oleh karena itu, orang tua atau wali harus memastikan anak-anak tidak terlibat dalam lingkungan yang berbahaya, seperti tempat nongkrong yang dianggap rawan atau lingkungan yang banyak terdapat penyalahgunaan narkoba.
5. Mengenal Teman Anak
Orang tua atau wali harus mengenal teman-teman anak-anak mereka. Jika terdapat teman yang dianggap berbahaya, maka orang tua atau wali harus memberikan pemahaman kepada anak-anak tentang teman yang perlu dihindari. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Baru IPO! 95,82 Persen Saham WBSA Ternyata Dikuasai Beberapa Pihak, Bakal Jadi Sorotan MSCI?
-
'Duta Artikulasi' Minta Maaf, Juri Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR Jadi Bahan Meme
-
Pimpinan MPR Panggil-Tegur Juri LCC Kalbar, Sanksi Sesuai Aturan BKN Menanti?
-
Review Am I Loving You Alone: Vanesha Prescilla Resmi Jadi Vokalis Trio
-
6 Alasan Mengapa Kamu Suka Menggoyangkan Kaki Saat Duduk, Ada Hubungannya dengan Kepribadian?
-
WHOOP Bukan Sekadar Gelang, Saat Data Tubuh Jadi Bagian Gaya Hidup Modern
-
Kurniawan Dwi Yulianto Minta Maaf usai Timnas Indonesia U-17 Gagal ke Piala Dunia 2026
-
Kisruh LCC Kalbar Berlanjut ke Meja Hijau, Pimpinan MPR Bilang Begini
-
Bocoran Vivo X500 Series Muncul, Ukuran Layar dan Kamera 200MP Mulai Terungkap
-
The Beast Muncul di Beijing, Kedatangan Trump Malam Ini Bikin China Tegang