SuaraTasikmalaya.id – Usai dipecat pasca viralnya komentar ‘maneh’ di instagram Ridwan Kamil, Guru Honorer SMK Telkom Cirebon langsung diberi pekerjaan oleh Dedi Mulyadi.
Guru tersebut bernama Muhammad Sabil Fadillah, dia dipecat usai memberikan kritik dengan kata ‘maneh’ kepada Ridwan Kamil dalam salah satu postingan Gubernur Jawa Barat tersebut.
Namun, baru-baru ini pihak sekolah juga telah menyampaikan alasan sebenarnya mereka memecat Sabil.
Dirinya dipecat lantaran sudah dua kali mendapat surat peringatan sebanyak dua kali dan seringkali mendapat catatan negatif terkait etika.
Menanggapi kejadian yang tengah viral ini, Mantan Bupati Purwakarta yang sekarang menjabat sebagai anggota DPR RI itu bertemu dengan Sabil seperti dilansir dari kanal YouTube KANG DEDI MULYADI CHANNEL (17/3/23).
Dalam kesempatan tersebut, Kang Dedi mengobrol santai dengan Muhammad Sabil terkait alasan dirinya berkomentar ‘maneh’ di postingan Instagram Ridwan Kamil.
Selain itu, Kang Dedi menanyakan bagaimana kondisinya saat ini. Muhammad Sabil pun menyampaikan bahwa dirinya sekarang sedang mencari pekerjaan usai dipecat sebagai guru honorer di SMK Telkom Cirebon.
“Kegiatannya apa nih sekarang?” tanya Kang Dedi.
“Job seeker, pencari kerja, barangkali mau jadi cameramen Akang boleh kalau ditawarin, kan masih job seeker,” jawab Sabil.
Baca Juga: 3 Drama Korea Berlatar 80 dan 90-an Ini Berakhir Sad Ending, Siapin Tisu!
Kang Dedi pun menawarkan menjadi editor untuk timnya, tetapi Sabil menjawab bahwa dirinya tidak terlalu menguasai bidang tersebut.
Akhirnya Sabil diberi pekerjaan sebagai fotografer untuk tim Kang Dedi karena kebetulan tim juru foto mantan Bupati Purwakarta ini sudah pada menikah sehingga tidak bekerja lagi bersamanya.
“Serius nih, saya memang butuh fotografer,”
“Saya jujur nya hari ini kehilangan fotografer,” ucap Kang Dedi
“Pas atuh nya Kang silahturahim jadi dapet kerjaan,” kata Sabil.
“Kalau bener salaman nih,” lanjut Kang Dedi.
Berita Terkait
-
Bela Gubernur Jabar soal Pemecatan Guru SMK Telkom, Golkar: Memangnya Kang Emil Salah Apa?
-
Duduk Perkara Guru Honorer yang Dipecat Usai Gunakan Kata Maneh kepada Ridwan Kamil
-
Terkuak! Ini Alasan Utama Guru SMK di Cirebon Dipecat Pasca Kritik Ridwan Kamil, Wakabid Kurikulum: Semuanya Merupakan Rangkaian
-
Guru Dipecat Usai Sampaikan Kritik, Klarifikasi Ridwan Kamil Langsung Diserbu
-
Pantas Dipecat dari Sekolah, Guru Asal Cirebon yang Kritik Ridwan Kamil Sudah Banyak Lakukan Pelanggaran, Salah Satunya Berkata Kasar pada Siswa
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- 3 Sabun Muka Rekomendasi Dokter Estetika yang Ampuh Jaga Skin Barrier
Pilihan
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
-
Penampakan 50 Pria Baju Loreng Geruduk Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Febrie Adriansyah
-
Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
Terkini
-
Dari Pala Menjadi Nilai Tambah, Program AURA BRI Peduli Berdayakan Perempuan Bogor
-
Potensi Pala Dioptimalkan, BRI Peduli Bantu Perempuan Bogor Naik Kelas dalam Usaha
-
BRI Peduli Dukung Kelompok Wanita Bogor Kembangkan Usaha Olahan Pala Berkelanjutan
-
BRI Peduli Percepat UMKM Perempuan Bogor Tembus Pasar Lewat Olahan Buah Pala
-
Beda Two Way Cake dan Powder Foundation, Mana yang Lebih Bagus?
-
Indonesia Dihantam 4 Tekanan Ekonomi Sekaligus, Apa Saja?
-
Program AURA BRI Peduli Perkuat Usaha Kelompok Wanita Pengolah Pala di Bogor
-
BRI Peduli Dukung Kelompok Wanita Tani Bogor Ubah Buah Pala Jadi Produk Bernilai Tinggi
-
Bukan Balas Dendam dan Politik! Polri Harus Profesional Usut Kasus Korupsi yang Seret Jampidsus
-
Kemenpar Dorong Penerbangan Langsung India-YIA, Bidik Kenaikan Wisatawan ke Yogyakarta