/
Senin, 03 April 2023 | 10:33 WIB
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir akan lakukan diplomasi dengan FIFA untuk jauhkan sansksi (Instagram@erickthohir)

SuaraTasikmalaya.id- Luapakan kegagalan Indonesia jadi tuan rumah Indonesia, tak bisa lagi. Kini fokus Ketua Umum (Ketum) PSSI, Erick Thohir adalah melobi FIFA yang kedua kali agar sepakbola Indonesia selamat.

Seperti diketahui pasca gagalnya Piala Dunia U-20, unia sepak bola Indonesia sedang dihantui oleh sanksi yang serem-serem. Berkembang kabar di medsos bahwa Indonesia tidak boleh berkecimpung di ajang sepakbola Internasioanl. Bahkan Liga Indonesia juga bakal dibekukan.

Narasi-narasi sanksi FIFA itu mendandakan sepakbola Indonesia dalam keadaan bahaya. Benarkan demikian? Erick Thohir menjelaskan, sanksi FIFA belum keluar. Namun pihaknya akan jemput bola mendatangi FIFA menjelaskan keseriusan PSSI untuk melakukan transformasi sepakbola Indonesia. 

Presiden Joko Widodo (Jokowi) pun berharap Erick Thohir bisa meyakinkan ke FIFA bahwa Indoenesia sebagai negara besar sangat serius melakukan pembenahan sepakbola.

“Saya akan juga bekerja keras untuk kembali bernegosiasi bersama FIFA untuk menghindari sanksi yang bisa terjadi. Presiden tidak mau kita terkucilkan dari peta persepakbolaan dunia,” terang Erick Thohir.

Menteri BUMN Erick Thohir juga telah menerima instruksi dari Jokowi untuk segera menyelesaikan blueprint transformasi sepak bola Indonesia hingga 2045.  Blueprint sangat penting agara  FIFA tidak menjatuhkan sanksi berat. Apalagi Presiden FIFA sendiri sangat mendukung proyel pembenahan sepakbola Indonesia. 

"Pak Presiden jelas jangan sampai disanksi, segera selesaikan blue print rencana transformasi sepakbola sampai 2045. Target kita apa sih sebagai negara yang ekonomi akan terus tumbuh dengan penduduk 200 juta, tujuannya apa transformasi ini, apakah tetep jago kandang atau ada prestasi lain di luar negeri," ujar Erick Thohir.

"FIFA kini mungkin mempertanyakan, ini Indonesia transformasi sepak bola serius apa nggak? Makanya presiden meminta saya untuk menyelesaikan blue print secepatnya," pungkasnya  (*)

Baca Juga: 5 Tips Jitu Atasi Kekenyangan saat Buka Puasa, Jangan Makan Berlebihan!

Load More