/
Rabu, 12 April 2023 | 23:00 WIB
Pelatih Persib Bandung, Luis Milla mengalami kendala dalam menerapkan taktiknya kepada para pemain. ((Instagram @luismillacoach))

SUARA TASIKMALAYA – Persib Bandung yang dilatih oleh Luis Milla akhir-akhir ini seringkali mendapat hasil kurang memuaskan di BRI Liga 1.

Terakhir, Persib dibantai Persita pada Minggu (9/4/23) dengan skor telak empat gol tanpa balas.

Hasil ini membuat para pendukung bertanya-tanya, apa sebenarnya yang terjadi dengan Persib.

Tidak sedikit spekulasi yang dilontarkan para pendukung maupun pengamat sepak bola.

Persib diduga mengalami konflik taktik dengan Luis Milla.

Analis Sepak Bola, Tommy Desky, menyampaikan dalam kanal YouTubenya (11/3/23), bahwa terdapat ketidakcocokan antara visi bermain Luis Milla dengan para pemain Persib.

Luis Milla dikenal dengan pelatih yang memiliki prinsip permainan pro aktif, progresif, dan konstruktif.

Pro aktif berarti pemain harus berani menguasai bola, progresif itu cepat bergerak ke depan, dan konstruktif yakni membangun serangan dari lini belakang.

Gaya permainan perfeksionis dari Luis Milla inilah yang sulit diterapkan oleh para pemain Persib.

Baca Juga: Persib Bajak Tiga Pemain Rival, Gerakan Senyap Luis Milla Berbuah Manis

Pelatih asal Spanyol itu merasa bahwa para pemain sudah tidak percaya kepada dirinya.

"Saya merasa para pemain tidak percaya kepada saya, karena hasil dan cara bermain mereka seperti ini setelah melawan Persita. Saya tidak mengerti dan ini harus dianalisis saat musim berakhir nanti," ujar Luis Milla kepada awak media.

Ketidakcocokan Luis Milla dengan gaya bermain para pemain Persib didukung pula dengan pernyataan dirinya ketika diwawancarai media Spanyol beberapa waktu lalu.

Ia mengakui bahwa para pemain di Indonesia, khususnya lokal, sulit untuk memahami pemahaman dasar sepak bola seperti yang biasa terjadi di Eropa.

Hal inilah yang membuat terjadinya konflik taktik antara Luis Milla dengan Persib.

Masa depan Luis Milla juga masih tanda tanya.

Load More