SUARA TASIKMALAYA – Tak banyak yang tahu daging merah seperti daging sapi, kambing, dan babi, nyatanya dapat memicu penyakit kanker.
Menurut IARC (International Agency for Research on Cancer), daging merah termasuk ke dalam golongan 2A sebagai bahan makanan yang dapat meningkatkan resiko penyakit kanker, terutama kanker kolorektal usus.
Melalui kanal YouTube pribadinya, dr. Ema Surya Pertiwi membeberkan alasan mengapa daging merah dapat menyebabkan kanker.
1. Memiliki kandungan mioglobin
Daging merah berwarna merah karena mengandung mioglobin, yang ada pada jaringan otot. Ketika mengonsumsi daging merah, mioglobin akan diproses usus menjadi N-Nitroso (NOC).
Kandungan NOC bisa merusak lapisan usus pada sistem pencernaan. Dalam hal ini, meski usus dapat pulih dengan sendirinya, akan tetapi jika hal tersebut terus terjadi, akan meningkatkan kerusakan DNA yang menyebabkan resiko kanker.
2. Suhu panas yang tinggi
Daging merah yang diolah dengan cara dipanggang atau dibakar, dapat meningkatkan produksi bahan kimia Amina Heterosiklik (HCA).
Amina Heterosiklik atau HCA ini terbukti bisa meningkatkan resiko terbentuknya sel-sel kanker, terutama kanker usus.
Baca Juga: Bunda Wajib Tahu! Ini Tips Membuat Kue Lebaran yang Sehat dan Bergizi
Kandung HCA pada daging merah akan jauh lebih besar jika daging merah diolah sampai gosong atau kehitaman.
3. Kandungan zat besi yang berlebihan
Zat besi dalam jumlah yang wajar itu dibutuhkan untuk produksi sel darah merah pada tubuh manusia, yang sangat berguna bagi mereka yang memiliki penyakit anemia atau darah rendah.
Daging merah sendiri kaya akan zat besi, namun jika dikonsumsi berlebihan, zat besi ini bisa membahayakan tubuh sebab zat besi mudah teroksidasi.
Zat besi yang teroksidasi dapat menyebabkan kerusakan pada sel usus, ini juga menjadi alasan mengapa kita tidak boleh mengonsumsi pil zat besi secara berlebihan.
4. Mengandung TMAO
Berita Terkait
-
Perlu Diperhatikan, Berikut 3 Tips Menjaga Program Diet Saat Lebaran
-
Populer Sebagai Pakan Ternak, Berikut 3 Manfaat Milet Untuk Tubuh Manusia
-
Tak Perlu Olahraga Berat, 6 Kebiasaan di Pagi Hari Ini Ternyata Dapat Membantu Menurunkan Berat Badan dengan Cepat
-
Bahaya Makan Telur Setiap Hari, Salah Satunya Dapat Menyebabkan Kanker
-
Takut Osteoporosis di Masa Tua? dr. Zaidul Akbar Bagikan Tips Mudah Menjaga Kesehatan Tulang Sejak Dini
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
Terkini
-
Estimasi Biaya Kuliah Fakultas Teknik UNS 2026: Bisa Setara Harga Mobil, Ini Rinciannya!
-
Lonjakan Ekspor CPO Sumbar di Tengah Konflik Timur Tengah: India dan Pakistan Jadi Pasar Utama
-
DPR Ingatkan Pemerintah: Sengketa Lahan Tanah Abang Harus Tuntas Sebelum Bangun Rusun Subsidi
-
5 Tips agar Anak Cepat Gemuk dalam 1 Minggu, Efektif tapi Tetap Aman
-
Real Madrid Tersingkir, Jude Bellingham: Kartu Merah Camavinga Itu Lelucon!
-
Lampu Kuning Pajak Kudus: Target Rp335 Miliar, Tiga Bulan Pertama Masih 'Ngos-ngosan'
-
Dari Paris, Prabowo Kirim Ucapan Ulang Tahun Untuk Titiek Soeharto
-
Beda Peran Laut Merah dan Selat Hormuz, Akan Ditutup Iran?
-
BRI Consumer Expo 2026 Surabaya: Promo Rumah dengan Bunga 1,75%, Liburan Impian Cashback Rp8 Juta
-
Diisukan Pindah ke KTM, Alex Marquez Masih Fokus Kembangkan Motor Ducati