SUARA TASIKMALAYA - Jelang laga menghadapi Arema FC, Persebaya Surabaya mendapatkan kabar buruk terkait tak boleh digunakannya stadion Gelora Bung Tomo (GBT).
Kabar tersebut terkesan mendadak, pasalnya hanya dalam hitungan hari laga tersebut akan dilaksanakan.
Tak boleh dipergunakannya Stadion GBT merupakan larangan dari Kementerian PUPR, alasannya stadion harus steril jelang peruntukannya untuk venue Piala Dunia U-17.
Dalam surat yang ditujukan ke manajemen Persebaya, PUPR menghimbau untuk mengosongkan GBT per tanggal 15 September 2023.
Tentunya, himbauan tersebut sangat merugikan tim Bajul Ijo karena tengah melakukan persiapan melawan Arema FC.
Selain itu, Persebaya juga telah mempersiapkan kampanye positif untuk perdamaian suporter dan sudah melakukan koordinasi dengan kepolisian.
"Persiapan menuju pertandingan Persebaya vs Arema FC sudah setengah jalan," tulis pada laman resmi Persebaya.
Pihaknya mempertanyakan surat himbauan dari PUPR yang dianggap terlalu mendadak, sehingga membuat Persebaya merasa dirugikan.
"Lantas, mengapa GBT harus steril dua bulan jelang kick-off Piala Dunia U-17?" Ini seperti memaksa Persebaya terusir dari Surabaya," imbuhnya.
Baca Juga: Jonathan Christie Rayakan Ulang Tahun Di Podium Hong Kong Open 2023
Persebaya sangat menyayangkan keputusan dari PUPR. Pihaknya juga menyoroti PSSI yang seharusnya bisa bersikap bijaksana. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
'Kakak Saya Belum Bisa Dihubungi', Pilu Keluarga Cari Korban Kecelakaan KRL di Bekasi Lewat Medsos
-
Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
-
9 Fakta Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur, Gerbong Wanita Jadi Titik Terparah
-
Cerita Pasutri Selamat dari Kecelakaan Maut Kereta di Bekasi: Terpental hingga Pingsan
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
Terkini
-
Kronologi Lengkap Kecelakaan Beruntun di Bekasi Timur: Bermula dari Mobil di Jalur Perlintasan
-
Siapa Pemilik Green SM Indonesia? Taksi Listrik yang Jadi Sorotan Usai Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Silent Book Club Jakarta: Cara Baru Menuntaskan Buku di Tengah Keramaian
-
Jadi Kepala Bakom RI, Qodari Tegaskan Komunikasi Harus Agresif Tak Hanya Proaktif
-
Xiaomi Rilis Redmi Pad 2 9.7: Tablet Ringkas 120Hz dan Snapdragon 6s Gen 2, Harga Mulai 3 Jutaan!
-
15 Warga Tewas di Puncak Papua, DPR Desak Investigasi Independen dan Transparan
-
Tren Investasi Emas Digital Semakin Diminati di Indonesia
-
Presiden Soroti Jalur Kereta Tanpa Palang, Menhub Janji Segera Pasang Pintu Perlintasan Baru
-
Perbedaan RDPU dan RDPT, Mana yang Lebih Cuan untuk Investor Pemula?
-
Daycare Little Aresha Dicoret-coret, Dua Motor Disiram Cat Hitam, Satpol PP Disiagakan Jaga Lokasi