Suara.com - Sebuah monumen untuk menghormati pendiri Appel, Steve Jobs, di St Petersburg, Rusia dirobohkan setelah bos Apple yang kini sedang menjabat, Tim Cook, mengakui dirinya adalah seorang homoseksual.
Monumen setinggi dua meter berbentuk iPhone itu sudah dibangun luar sebuah kampus di St Petersburg sejak Januari 2013 oleh sekelompok perusahaan di Rusia yang menamakan diri ZEFS.
ZEFS mengatakan telah merobohkan monumen itu pada Jumat (31/10/2014), sehari setelah Cook mengakui dirinya menyukai sesama jenis. Alasannya, kata organisasi itu, karena mereka harus mengikuti hukum di Rusia yang menentang propaganda homoseksual.
"Di Rusia, propaganda gay dan penyimpangan seksual lainya terhadap anak-anak dilarang oleh hukum," tulis ZEFS dalam pernyataan resminya, Senin (3/11.2014).
"Setelah CEO Apple, Tim Cook, mempromosikan sodomi, monumen itu dirobohkan sesuai dengan hukum federal Rusia yang melindungi anak-anak dari informasi yang melawan nilai-nilai tradisional keluarga," jelas organisasi itu lebih jauh.
Adapun Cook dalam tulisannya di Newsweek pada 30 Oktober lalu mengakui dirinya gay. Mendiang Steve Jobs, yang wafat pada 2011 lalu, bukan seorang gay. (Reuters)
Berita Terkait
-
iPhone X dan MacBook Pro 2018 Dipensiunkan Apple
-
Demo Tolak LGBTQ di Kota Bogor
-
Jepang Mengamuk, Vladimir Putih Cuek Bebek Usai Kunjungan ke Pulau Sengketa
-
Rilis iPhone 18 Bakal "Dicicil", Versi Standar Terpaksa Ngaret Sampai 2027? Ini Bocorannya!
-
Jepang-Rusia Memanas! Kunjungan Putin dengan Kapal Perang ke Kuril Bikin Tokyo Murka
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Kata Damai AS - Iran Main Jauh, Donald Trump Putus Komunikasi soal Selat Hormuz
-
Zona Merah Hukum Adat: Mendesak Perlindungan Kesakralan Mama Papua di Tengah Konflik
-
BRI Raih Rekor MURI Melalui Kolaborasi Kredit Kendaraan di 131 Lokasi Tanah Air
-
Kenapa Nasi di Rice Cooker Cepat Basi dan Bau? Ternyata Bukan Cuma karena Beras
-
BRI Cetak Rekor MURI: Hadirkan Kredit Kendaraan Serentak di 131 Lokasi
-
Begini Cara Warga Israel Masuk Indonesia hingga Bisa Pelesir ke Bali hingga Toraja
-
Penangkapan Berujung Duka di Lamtim: Benarkah Nenek Sakdiyah Wafat Karena Syok Saat Digerebek?
-
Ketakutan Diserbu TNI, Warga 4 Kampung di Intan Jaya Terpaksa Mengungsi ke Hutan
-
BRI Raih Rekor MURI: Selenggarakan Pameran Kredit Kendaraan Serentak Terbanyak
-
Jatim Raih 2 Penghargaan JDIH Nasional dengan Predikat AA dan Nilai 100