Suara.com - Daum Kakao, perusahaan asal Korea Selatan yang menyediakan layanan pesan singkat berbasis internet Kakao Talk, telah mengakuisisi media sosial Path. Pengambilalihan itu diumumkan Path pada pada Kamis (28/5/2015).
"Kami sudah mencapai titik temu. Path membutuhkan lebih banyak sumber daya dan tim lokal yang lebih besar, yang sangat paham akan pasar Asia Tenggara," kata CEO Path, Dave Morin dalam pernyataan resminya.
Dengan akuisisi itu Daum Kakao akan terus memperbarui aplikasi itu. Kini, kata Morin, Path sudah mempunyai lebih dari 10 juta pengguna aktif setiap bulannya.
"Segala yang Anda cintai tentang Path dan Path Talk akan tetap sama," tambah Morin.
Path Inc, perusahaan induk Path, kini akan mengembangkan Kong, aplikasi yang diluncurkan lebih dari sebulan silam. Kong mengkhususkan diri pada foto-fogo GIF.
Kakao Talk sendiri adalah media sosial yang banyak digunakan di Korea Selatan. Di negara itu, 93 persen pengguna ponsel mengguakan Kakao Talk.
Rumor akuisisi Path telah beredar luas sejak September 2014 silam. Path, yang kini berusia lima tahun, dinilai belum sukses dibandingkan aplikasi media sosial lainnya seperti Instagram, Twitter, atau Facebook yang merajai pasar media sosial di dunia. Pada 2013, Path memberhentikan 13 pegawainya - setara dengan 30 persen sumber daya manusianya. (Mashable)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Polda DIY Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul
-
Puji Target Defisit Turun di RAPBN 2027, Habib Idrus Tetap Minta Keberpihakan pada Usaha Kecil
-
Ingin Setia: Debut Aziz Padurasta yang Meleburkan Reggae, Rock, dan Punk
-
Tren Botox Meningkat, Ini Pentingnya Memastikan Perawatan Dilakukan Sesuai Standar Medis
-
Sadar Kebijakan Tak Bisa Bahagiakan Semua Pihak, Rudy Susmanto Janji Terus Pembenahan di Bogor
-
Judi Online Kamboja Pakai Pulsa Buat Transaksi Rp890 M, 8 Markasnya Digerebek Bareskrim
-
Dasco Bicara Soal Rencana Dwikewarganegaraan Terbatas, Fasilitasi Diaspora Potensial
-
1.584 Personel Pasukan Gabungan Gelar Apel Kebangsaan di Bogor, Ada Apa?
-
Luruskan Pidato Prabowo, Mendikdasmen Jelaskan Soal Bahasa Asing Wajib Sejak SD
-
Fantastis! Tijjani Reijnders Bakal Kantongi Lebih dari Rp1,5 Triliun di Arab Saudi