Jika teriakan tersebut tidak berhasil menyelamatkan seseorang dari si pembunuh, maka ia akan tertangkap. Yang selanjutnya dialami adalah rasa sakit.
Saat seseorang terluka, ujung-ujung syaraf khusus yang dinamakan nociceptor mengirim pesan ke thalamus. Dari thalamus, pesan itu dikirim ke bagian otak lain yang pada akhirnya memerintahkan agar tubuh melakukan apapun untuk menghentikan rasa sakit.
Setelah seseorang dinyatakan meninggal, otaknya kemungkinan masih bekerja untuk beberapa saat. Berdasarkan beberapa studi terbaru, otak akan mengalami kejang.
Ada hipotesis yang menyebutkan, kejang merupakan tanda-tanda jelang ajal. Kendati ada studi yang mendukung hipotesis tersebut, para ilmuwan masih belum yakin mengapa kejang itu terjadi dan menandakan apakah kejang tersebut.
Setelah segalanya
Hanya serba sedikit pengetahuan soal apa yang terjadi setelah semua hal itu menimpa seseorang. Karena, tak ada yang kembali setelah mati.
Namun, beberapa orang mengaku pernah mengalami kematian dan hidup kembali. Dalam beberapa artikel, ada orang-orang yang menggambarkan pengalaman mereka di dunia kematian.
"Murni, sempurna, tidur berkepanjangan, tanpa bermimpi," tulis seseorang dalam sesi tanya jawab Ask Me Anything yang diselenggarakan forum Reddit.
Namun ada yang memberikan gambaran lebih nyata.
"Saya berdiri di depan sebuah tembok cahaya raksasa, membentang luas ke atas, ke bawah, ke kiri, dan ke kanan sejauh mata memandang. Seperti memandang bola lampu dari jarak 15 sentimeter. Yang terjadi selanjutnya, saya terbangun di rumah sakit," tulis orang itu. (Independent)
BERITA MENARIK LAINNYA:
Misteri Tewasnya Tentara Rusia Pertama di Suriah
Cemas Menghadapi Malam Pertama? Ini Cara Mengatasinya
Indra Bruggman Bujuk Soraya Agar Klarifikasi Pernikahan
Tag
Berita Terkait
-
Jalur Darat Terputus Total, Helikopter Jadi Tumpuan Evakuasi Korban Banjir Bandang Nepal
-
Sungai Batanghari Terdampak Kemarau, Ribuan Ton Ikan Keramba Mati
-
Misteri Besar di Balik Kematian Tim Lama dalam Serial Reacher Season 2
-
Tak Ditemukan Tanda Kekerasan, Penyebab Kematian Sutrimo Masih Misteri
-
Pemerintah Diskon 50% Iuran JKK-JKM untuk Pekerja di Sektor Sampah
Terpopuler
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
- Setelah Pelatih Giliran Suporter FC Twente Usir Mees Hilgers: Pemain Malas
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Di Bursa Capres 2029: Elektabilitas Dedi Mulyadi Tembus 42 Persen, Ungguli Prabowo
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Duka di Cikarang Utara: Ayah dan Anak Tewas Usai Ledakan Tabung Gas Hanguskan Rumah
-
Sapu Bersih 40 Suara! Emil Dardak Kembali Pimpin Demokrat Jatim Secara Aklamasi
-
Tembus Rp189 Miliar! Data PPATK Bongkar Transaksi Judi Daring Warga dan ASN di Lebak
-
Maba UII Langsung Juara Campus League, Alfira Deanika Tundukkan Unggulan UNESA
-
Menyambangi Tebuireng, Tradisi Ziarah dan Suka Cita Warga NU Jelang Muktamar Ke-35
-
Momentum HAPERNAS 2026, Perumnas Serahterimakan Hunian kepada Lebih dari 530 Konsumen
-
Bila Mufakat Buntu, Sidang Pleno III Muktamar Ke-35 NU Sepakati Opsi Voting
-
Bahtsul Masail di Muktamar NU Sepakat Kripto Boleh Ditransaksikan
-
Batas Aman BPA Diperketat! BPOM Resmikan Aturan Baru Kemasan Galon Guna Ulang
-
Pabrik Styrofoam di Cileungsi Ludes Terbakar, Percikan Las Hanguskan Bangunan Hingga 7 Mobil