Suara.com - Facebook bergerak menangkal berita palsu atau hoax di Jerman. Hal itu berhubungan dengan pemilihan umum (pemilu) kanselir baru di 'Negeri Bavaria', September mendatang.
Facebook, seperti dilaporkan Associated Press , Senin (16/1/2017), akan bekerja sama dengan Correctiv. Grup media investigatif bakal berperan mengecek dan memverifikasi fakta artikel-artikel yang beredar di lini massa media sosial ini.
Correctiv menjadi rekan pertama Facebook dalam memerangi hoax di Jerman. Ke depannya, Facebook juga berusaha menggandeng organisasi-organisasi media lain di negara tersebut.
Seperti diketahui, media sosial kini makin disorot oleh pemerintah di berbagai negara karena peran mereka dalam penyebaran hoax untuk berbagai topik, khususnya isu-isu sensitif seperti politik, agama, serta ras. Facebook dinilai sebagai salah satu media sosial dengan artikel-artikel hoax yang paling banyak.
Facebook beberapa waktu lalu juga sempat dipersalahkan sebagai satu dari sekian faktor penyebab kekalahan Hillary Clinton dari Donald Trump dalam pemilu presidensial Amerika Serikat. Pasalnya, selama masa kampanye banyak artikel mengenai kejelekan Clinton yang berhamburan di lini massa.
Facebook sendiri membantah tuduhan dari para pendukung Hillary Clinton itu.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
Terkini
-
7 Tablet Anak Pengganti HP untuk Gaming dan Belajar, Bonus Stylus Pen Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Usai Beli Saham Capcom, Arab Saudi Bakal Caplok Moonton Rp102 Triliun
-
15 HP Oppo Terbaru 2026 dan Harganya, Mana yang Cocok Buat Kantongmu?
-
Lenovo dan MSI Siap Luncurkan Laptop dengan Intel Core Ultra 7 serta NVIDIA RTX 5070
-
Death Stranding 2 Pecahkan Rekor di PC, Jadi Jawaban Telak untuk Sony
-
CD Projekt Sedang Garap Game Baru, Penerus The Witcher dan Cyberpunk?
-
Serangan Rantai Pasokan Jadi Ancaman Siber Terbesar 2025, Perusahaan Asia Pasifik Wajib Waspada
-
5 Rekomendasi HP Rp3 Jutaan dengan Spek Gahar dan Performa Andal
-
REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
-
HP Murah Redmi 15A 5G Rilis Akhir Maret: Usung Chip Mumpuni dan Baterai Jumbo