Suara.com - Ini mungkin menjadi salah satu penemuan "istimewa" yang dibuat NASA. Baru-baru ini, para peneliti menggunakan data dari Chandra X-ray Observatory NASA
Kelompok tersebut baru saja melaporkan temuannya tentang "tsunami" yang benar-benar kolosal tentang kumpulan gas panas melalui Cluster Perseus Galaxy terdekat. Ukurannya pun sangat sangat besar sehingga gelombang itu benar-benar membuat seluruh galaksi kita menjadi kecil.
Temuan para peneliti ini dijadwalkan akan diterbitkan dalam terbitan bulan Juni 2017 dari Perhimpunan Astronomi Royal. Dari temuan itu menunjukkan bahwa flyby sebuah cluster galaksi yang lebih kecil miliaran tahun yang lalu, pada dasarnya menggerakkan gas cluster Perseus, menciptakan putaran, formasi di mana gelombang kolosal terbentuk.
Gelombang ini diperkirakan berukuran sekitar 200.000 tahun cahaya, yang kira-kira berukuran dua kali dari Bima Sakti kita sendiri. Ini dikategorikan sebagai gelombang Kelvin-Helmholtz, yang pada dasarnya berarti bahwa penciptaannya merupakan hasil dari ketidakstabilan antara cairan yang tidak serasi, dan ukurannya adalah akibat langsung dari kekuatan medan magnet cluster itu sendiri. Gelombang akhirnya akan menghilang, tapi tidak untuk jutaan tahun.
Jika dibayangkan, penemuan ini agak menyeramkan. Tapi Anda harus tahu bahwa Perseus adalah 250 juta tahun cahaya dari Bumi dan tsunami gas, dalam sebuah simulasi, pada dasarnya hanyalah sebuah Cluster galaksi dengan sedikit uap dan tidak membahayakan bagi Bumi. [BGR]
Berita Terkait
Terpopuler
- 9 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 9 HP Redmi RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan, Lancar Jaya Dipakai Multitasking
- Semurah Xpander Sekencang Pajero, Huawei-Wuling Rilis SUV Hybrid 'Huajing S'
- 5 Sepatu New Balance yang Diskon 50% di Foot Locker Sambut Akhir Tahun
- 5 Lem Sepatu Kuat Mulai Rp 3 Ribuan: Terbaik untuk Sneakers dan Bahan Kulit
Pilihan
-
Omon-omon Purbaya di BEI: IHSG Sentuh 10.000 Tahun Ini Bukan Mustahil!
-
Wajah Suram Kripto Awal 2026: Bitcoin Terjebak di Bawah $100.000 Akibat Aksi Jual Masif
-
Tahun Baru, Tarif Baru: Tol Bandara Soekarno-Hatta Naik Mulai 5 Januari 2026
-
Kutukan Pelatih Italia di Chelsea: Enzo Maresca Jadi Korban Ketujuh
-
4 HP Memori Jumbo Paling Murah dengan RAM 12 GB untuk Gaming Lancar
Terkini
-
5 Rekomendasi Smartwatch Murah Alternatif Apple Watch, Harga Mulai Rp300 Ribuan
-
Geser iPhone 17 Pro, Vivo X300 Pro Masuk 3 Besar HP Flagship Kamera Terbaik DxOmark
-
5 Smartwatch Samsung, Garmin hingga Xiaomi Diskon Sampai 40% di Erafone!
-
Oppo Reno 15 Pro Max Debut Global, Pakai Dimensity 8450 dan Kamera 200 MP
-
Bocoran Perdana Motorola Signature Muncul, Stylus Jadi Kejutan di Kelas Flagship
-
5 HP Infinix RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan yang Layak Dibeli di 2026
-
Huawei MatePad 12 X 2026 Siap Meluncur di Indonesia, Tablet Rasa PC untuk Produktivitas Tanpa Batas
-
26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 2 Januari 2026: Klaim Player 112-115 dan 15.000 Gems
-
Lebih dari 30 Persen Warga Indonesia Curhat ke AI saat Sedih, Fenomena Baru di Era Digital
-
Bos Instagram Soroti Ledakan Konten AI dan Tantangan Membedakan Media Asli