Suara.com - Indonesia merupakan salah satu negara dengan penetrasi Internet tertinggi di dunia. Menurut data Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI), terdapat 132 juta pengguna internet. Dengan jumlah pengguna sebanyak itu, dibutuhkan regulasi yang adil dan transparan baik untuk masyarakat dan industri.
Dalam penjelasan komisioner Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI), belum ada payung hukum yang pasti mengenai formulasi tarif data yang pas untuk konsumen. Alhasil, operator jadi terkesan "bebas" menjual layanan data.
"Satu-satunya regulasi yang mengatur hal ini adalah Peraturan Menteri (Permen) nomor 9 tahun 2008. Namun, aturan itu baru menyentuh tarif suara dan pesan," ujarnya.
Untuk itu, pihaknya akan melakukan revisi Permen tersebut agar dapat menjadi landasan bagi operator menentukan tarif data yang adil bagi masyarakat.
"BRTI akan diskusikan secara internal. Paling tidak awal tahun sudah selesai Permen revisinya," ujarnya kepada awak media, Selasa (16/5/2017).
Sementara itu, Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara menegaskan, sebaiknya formula perhitungan tarif data lebih disederhanakan agar masyarakat dapat mendapat layanan prima secara cepat.
"Sebaiknya tarif harus affordable, namun mendukung industri yang sustainable. Saya harap perhitungan tarif lebih didasarkan pada waktu agar masyarakat dapat lebih mengerti," ungkapnya.
Lebih lanjut, dia mengingatkan operator agar tidak menjebak konsumen dengan promo-promo yang menggiurkan.
"Masyarakat berhak memperoleh layanan yang terjangkau dengan kualitas prima," tandasnya
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
Terkini
-
Rahasia Tetap Hemat Meski Tanggal Tua, Manfaatkan Fitur SPayLater
-
9 HP Infinix Untuk Gaming Termurah 2026, Spek Gahar Mulai Rp2 jutaan
-
Oppo Pad 5 Pro Debut Pekan Depan, Bawa Chipset Terkencang Qualcomm dan RAM 16 GB
-
5 Tablet untuk Multitasking Paling Murah April 2026: Bisa Pakai Keyboard, Mulai Rp1 Jutaan!
-
LG Lirik Kebiasaan Orang Indonesia, Andalkan Teknologi AI SenseClean
-
FH UI Trending: Puluhan Juta Netizen Kawal Kasus, Pelaku Dugaan Pelecehan Seksual Dikecam
-
5 HP Murah RAM Jumbo Minimal 12 GB, Multitasking Lancar dan Libas Game Berat!
-
5 HP OPPO Kamera Bagus dan RAM Besar, Pas buat Fotografi
-
4 Smartwatch di Bawah Rp200 Ribuan, Diskon Besar hingga 75 Persen
-
Nintendo Rilis Game Yoshi Gratis di Switch dan Mobile, Bangkitkan Nostalgia