Suara.com - Saat titik balik matahari musim panas mendekat, semua orang mulai beropini tentang fakta bahwa hari-hari akan segera semakin pendek.
Sebuah opini pesimisme Inggris mengatakan bahwa semuanya akan mulai dari sini dan kita mungkin juga mengemasi celana pendek dan kacamata hitam dipersiapkan.
Musim panas baru saja dimulai dan menjadi hari terpanjang tahun ini. Titik balik matahari juga merupakan momen diadakan shenanigans di Stonehenge, perayaan umum, dan liburan sekolah untuk diharapkan.
Inilah yang perlu diketahui tentang titik balik matahari musim panas 2017. Pada dasarnya, titik balik matahari musim panas umumnya dipahami untuk menandai hari pertama musim panas.
Secara teknis, saat belahan bumi utara paling condong ke arah matahari, dan itulah sebabnya kita mendapatkan siang hari paling lama di tahun ini.
Selama titik balik matahari musim dingin, belahan bumi utara dimiringkan jauh dari matahari, maka lebih sedikit jam siang hari dan hari menjadi semakin pendek.
Kata titik balik matahari berasal dari kata Latin sol (matahari) dan sistere (diam), karena gerakan musiman jalan matahari (seperti yang terlihat dari Bumi) sesaat berhenti sebelum berbalik arah.
Untuk waktunya, di belahan bumi utara, titik balik matahari musim panas berlangsung antara 20 dan 22 Juni. Tahun ini pada hari Rabu, 21 Juni.
Hari terpendek tahun ini dikenal sebagai titik balik matahari musim dingin, dan terjadi antara 20 dan 22 Desember. Tahun ini pada hari Kamis, 21 Desember.
Baca Juga: Studi: Musim Panas Seseorang Habiskan Waktu 35 Hari Menatap Layar
Di London, pada titik balik matahari musim panas, matahari akan terbit pukul 04:43 dan terbenam pada 21:21.
Dekat Stonehenge di Salisbury, matahari akan terbit pada 04:52 dan matahari terbenam akan terjadi pada pukul 21:26.
Lalu, kaitannya dengan Stonehenge adalah situs prasejarah kuno, yang mungkin merupakan tempat pemujaan dan perayaan pada saat titik balik matahari musim panas selama ribuan tahun.
Batu-batu raksasa diyakini berdiri di tempat yang sama sejak 3.000 sampai 2.000 SM, dan diposisikan untuk menyesuaikan diri dengan matahari terbit di dua titik balik matahari tahunan.
Jika Anda berdiri di tempat yang tepat di dalam monumen Stonehenge pada hari titik balik matahari musim panas, maka akan melihat matahari terbit tepat di atas Batu Heel, yang berada tepat di luar lingkaran ke arah timur laut.
Setiap tahun, ribuan orang berduyun-duyun ke situs Warisan Inggris tersebut untuk menyaksikan tontonan tersebut. Druid berjubah putih dan berkerudung di antara batu berdiri untuk menyambut sinar pertama sinar matahari.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- 3 Rekomendasi Air Cooler 50 Watt yang Dingin Maksimal dan Suaranya Senyap
- Mulai Besok Kendaraan Nunggak Pajak Dilarang Isi BBM Bersubsidi
- 3 Sepatu Running Brodo Terlaris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 7 Sunscreen Tone Up Terbaik untuk Kulit Kusam sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Resmi! Muktamar NU ke-35 akan Digelar di Ponpes Bahrul Ulum Jombang
-
Babak Belur Emiten Kaesang: Hanya Mampu Bayar Buruh Harian dan Operasikan Satu Pabrik
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
Terkini
-
Epson Perkuat Dominasi di Industri Tekstil Digital Lewat Printer Dye-Sublimation Generasi Terbaru
-
Motorola Moto G77 Power Resmi Meluncur, Bawa Baterai 7.000mAh dan Kamera Sony LYT-600
-
Oppo Reno16 Series Resmi Dijual di Indonesia, Harga Mulai Rp7 Jutaan dan Banjir Promo
-
4 Pilihan HP POCO Rp1 Jutaan Terbaik: NFC, Memori Besar hingga Layar AMOLED
-
Strava Kena PPN 11 Persen di Indonesia? Ini Penjelasan Resmi yang Perlu Diketahui Pengguna
-
Viral Video Petani Tuban Terbang Pakai Drone, Memangnya Drone Bisa Angkat Manusia?
-
Xiaomi Luncurkan REDMI Pad 2 9.7 4G, Tablet Murah untuk Gen Z dengan Internet Tanpa WiFi
-
4 HP Vivo Terbaru Ini Punya Baterai Raksasa hingga 8100 mAh, Layar Super Terang
-
2 Rekomendasi Tablet dengan Stylus Pen di Bawah Rp3 Juta Terbaik
-
Asus ExpertBook PM5 G2 Rilis di Indonesia, Laptop Bisnis AI dengan AMD Ryzen AI dan RAM hingga 64GB