Suara.com - Sebuah startup asal Florida berambisi untuk menjadi perusahaan swasta pertama yang mendaratkan pesawat di Bulan. Startup bernama Moon Express itu baru saja mengumumkan peta jalan ambisius perusahaan.
Moon Express, pada Rabu (12/7/2017), mengungkapkan rencananya untuk membangun sebuah pos terdepan di Kutub Selatan Bulan pada 2020.
Pos terdepan akan dikelola oleh robot yang akan digunakan untuk menambang Bulan. Moon Express akan menciptakan robot baru untuk tujuan ini dengan nama MX-1E.
Robot tersebut diharapakan dapat menambang Bulan untuk mencari mineral. Rencananya, mineral yang ditemukan di bulan, akan dijual mahal di Bumi.
Perusahaan belum membagikan informasi apapun tentang teknologi yang akan digunakannya untuk menambang Bulan untuk mineral.
MX-1E juga dapat membawa muatan hingga 66 pon ke permukaan Bulan. Ia bahkan bisa "melompat" di permukaan bulan.
Robert Richard CEO Moon Express mengatakan bahwa biaya untuk membangun MX-1E kurang dari 10 juta dolar AS.
"Kami ingin mengurangi biaya pergi ke bulandengan melakukan proyek ini. Ada pasar baru yang bermuncula jika proyek ini sukses," ujarnya dilansir ubergizmo.
Dia mengatakan bahwa dia berharap di tahun-tahun mendatang, Moon Express akan diluncurkan setidaknya dua kali setahun.
Berita Terkait
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Febrie Adriansyah Tak Ditahan
-
Prabowo Pasang Badan untuk Petani, Minta Pengkritik Harga Beras Tanam Padi Sendiri
-
Hotman Paris: Rumah Sentul Milik Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Tapi Isinya Milik Orang Lain
-
Didampingi Hotman Paris, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Lolos dari Penahanan Usai Diperiksa 10 Jam
-
Dosen UGM Diancam Sebar Data Pribadi hingga Dilacak Lewat Google Maps Usai Kritik Menteri PU
-
Hadiri Rakorwil PSI Bengkulu, Kaesang Pangarep: Masa Gajah Kalah dari yang Lain?
-
Balita Tewas Diduga Dianiaya Ibu Tiri, Kemen PPPA Usul Asesmen Pengasuhan Sebelum Menikah
-
Terekam CCTV dan Viral di Medsos, Remaja Pengancam Pakai Golok di Citeureup Diringkus Polisi
-
Terima Bos Blueray Divonis 2 Tahun Penjara, KPK Ogah Ajukan Banding
-
IPC TPK Catat Arus Peti Kemas Tumbuh 7 Persen Sepanjang Semester I 2026