Suara.com - Registrasi ulang untuk setiap kartu SIM telepon seluler dinilai perlu, tetapi operator jaringan seluler perlu dipantau secara ketat untuk menekan potensi jual-beli data individu.
Pengamat teknologi informasi, Onno W. Purbo, menilai bahwa registrasi ulang kartu SIM dengan memasukkan nomor Nomor Induk Kependudukan (NIK) sesuai Kartu Keluarga penting untuk mencegah kejahatan yang menggunakan ponsel.
"Di negara lain ada juga (kewajiban seperti itu). Data, kan, harus dimasukkan untuk keamanan kita. Itu buat kita juga," kata Onno ketika ditemui di Jakarta, Rabu (18/10/2017).
Hanya saja, menurut dia, pemerintah perlu menjaga dan memastikan agar operator-operator jaringan tidak kemudian memperjual-belikan data pribadi konsumen-konsumennya, seperti yang ia indikasikan terjadi di industri perbankan.
"Kalau operator jaringan mengeksploitasi (data pribadi konsumen), itu bisa dihukum. Sudah ada undang-undangnya," tegasnya.
Kementerian Komunikasi dan Informatika pada bulan ini mengumumkan bahwa mulai 31 Oktober 2017 hingga 28 Februari 2018, diharuskan mendaftarkan ulang kartu SIM pada ponsel menggunakan NIK.
Pemerintah bakal memblokir kartu SIM mereka yang tak melakukan registrasi ulang. Blokir akan dimulai dari panggilan keluar dan SMS keluar dalam 30 hari pertama setelah batas waktu.
Blokir dilanjutkan dengan panggilan masuk dan SMS masuk pada 15 hari berikutnya, dilanjutkan dengan layanan data internet di 15 hari selanjutnya.
Berita Terkait
-
Pembatasan Kartu SIM 1 NIK Maksimal 3 Nomor: Bagaimana Nasib Wearable dan IoT?
-
Operator Telekomunikasi Buka Suara Soal Aturan 1 NIK Maksimal 3 Nomor, Ini Dampaknya ke Pelanggan
-
4 Tablet Ini Mendukung SIM Card, Harga Paling Murah
-
Mau ke Luar Negeri? Ini Tips Biar Nggak Panik Cari SIM Card di Bandara
-
Registrasi SIM Biometrik Berlaku 2026, Masih Perlukah Aturan 1 NIK 3 Nomor?
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Pokemon Evolusi Mega ex Hadir dalam Format Starter Deck Siap Main
-
OLX Luncurkan Kategori Barang Gratis untuk Mempermudah Berbagi Selama Ramadan
-
Harga dan Spesifikasi Huawei Band 11 Series Resmi di Indonesia, Layar AMOLED 1,62 Inci
-
4 HP OPPO RAM 8 GB Paling Murah Februari 2026 Mulai Rp2 Jutaan
-
Ampverse Resmi Ekspansi ke Indonesia, Andalkan AI dan Gaming Intelligence
-
Alasan ASUS ExpertBook P1 P1403 Cocok untuk Pebisnis UMKM
-
5 HP Kamera Bagus untuk Lebaran Mulai Rp3 Jutaan, Hasil Foto Jernih Tak Perlu Sewa iPhone
-
Indosat HiFi Air Resmi Hadir, Internet Rumah Tanpa Kabel Bisa Dibawa Mudik dan Langsung Aktif
-
27 Kode Redeem FF 27 Februari 2026: Ada Skin SG2, Angelic, Hingga Bundle Jujutsu Kaisen
-
25 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 27 Februari 2026: Klaim Pemain OVR 117 dan Ribuan Gems Gratis